118 Napi Rutan Rangkasbitung Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

LEBAK, (KB).- Sebanyak 118 narapidana di Rumah tahanan (Rutan) kelas llB Rangkasbitung diusulkan mendapatkan remisi HUT ke-74 RI. Usulan tersebut diketahui setelah digelarnya sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Jumat (19/7/2019).

Kepala Rutan Rangkasbitung Aliandra Harahap mengatakan, tahun ini pada perayaan HUT ke-74 RI, narapidana yang diusulkan dapat remisi umum sebanyak 118 orang. Remisi atau jumlah potongan masa tahanan nantinya bervariatif, mulai satu bulan hingga enam bulan.

“Tentu ada syaratnya. Narapidana harus berperilaku baik selama pembinaan, sehingga diteliti kelayakan usulannya oleh tim TPP Rutan Rangkasbitung,” kata Aliandra, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, 17 Agustus adalah hari kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan tentu akan terasa istimewa juga bagi narapidana diseluruh tanah air, karena mereka akan mendapatkan kado dari negara berupa pengurangan masa pidana (remisi).

“Dari total 131 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berstatus narapidana, hanya 118 yang diusulkan mendapat remisi kemerdekaan. 12 orang di antaranya akan bebas langsung,” katanya.

Untuk ke 13 orang, kata dia, tidak memenuhi persyaratan. Seperti belum menjalani masa pidana enam bulan dan belum membayar lunas uang pengganti dan denda untuk perkara korupsi sesuai peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012.

Sementara, Ketua TPP Dede Ukmartalaksana menegaskan, usulan remisi diberlakukan bagi seluruh narapidana yang memenuhi persyaratan sebagaimana telah teregister dalam sistem database pemasyarakatan (SDP). Sebab, untuk usulan remisi sekarang sudah online menggunakan aplikasi database, basisnya data SDP, sudah online terkoneksi dengan dunia luar.

“Jadi kami terbuka dan transparan, seluruh napi diusulkan kecuali yang belum memenuhi persyaratan,” ucap Dede. (Lugay/PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here