Selasa, 11 Desember 2018
Ruas jalan Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, kondisinya rusak dan berlumpur.*

10 Tahun Warga Terisolasi Jalan Berlumpur

Hampir 10 tahun lamanya warga dua kampung, Jaha dan Jaralang, Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis terisolasi jalan rusak dan berlumpur. Sampai sekarang mereka belum menikmati jalan mulus. Sementara jalan yang ada dan dilintasi masyarakat adalah jalan berlumpur yang dipenuhi genangan air. Kondisi tersebut membuat warga dua kampung terisolasi pembangunan.

Jalan sepanjang 5 kilometer yang kondisinya rusak itu adalah akses menuju Kecamatan Cigeulis. Beberapa kali warga menyampaikan aspirasi perbaikan jalan ke kecamatan hingga sekarang tak kunjung terealisasi. Wawan, warga Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis mengatakan, selama musim hujan tidak sedikit warga yang mengendarai sepeda motor dan mobil sering terjebak di jalan berlumpur.

Selain pengendara, para pejalan kaki pun terpaksa harus terkena kotoran lumpur saat melintasi jalan tersebut. “Selama musim hujan, kami terpaksa harus melintasi jalan rusak dan berlumpur. Ya, mau bagaimana lagi, memang jalan ini satu-satunya akses menuju Kecamatan Cigeulis,” kata Wawan kepada Kabar Banten, Kamis (22/2/2018).

Menurut dia, jalan tersebut menghubungkan antarkampung dan kecamatan. Sehingga hampir 10 tahun lebih warga terbelenggu jalan rusak. “Jalan itu rusaknya sudah puluhan tahun. Kondisi jalannya bertanah, becek dan berlumpur. Kondisi ini membuat petani kesulitan mengangkut hasil bumi dan menghambat aktivitas warga,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini banyak warga terutama pengendara sepeda motor terguling di jalan tersebut. Karena sepeda motor tersebut kesulitan melindas badan jalan licin saat musim hujan. ”Warga sudah sangat kesal menikmati jalan rusak. Padahal kami berharap pemerintah untuk segera membangun jalan tersebut. Sudah beberapa kali diusulkan perbaikan sampai sekarang belum terealisasi,” ucapnya.

Kepala Desa Karangbolong, Kecamatan Cigeulis, Sali, membenarkan kondisi jalan di desanya rusak parah. Selain badan jalannya bertanah juga licin karena mengeluarkan lumpur saat hujan deras. Aparat desa sudah pernah mengusulkan perbaikan jalan lewat agenda musyawarah rencana pembangunan atau Musrenbang tingkat kecamatan.

Namun, sampai sekarang belum ada tanda-tanda jalan tersebut untuk dibangun. ”Kami belum mendapatkan informasi kalau jalan tersebut akan diperbaiki. Padahal setiap tahun warga mengaspirasikan usulan perbaikan jalan ke pemerintah daerah,” ucapnya. Menurut dia, setiap kali ketemu warga selalu mendapat aduan warga yang terus menanyakan kapan jalan tersebut diperbaiki.

Camat Cigeulis, Suntama membenarkan jalan penghubung desa di Cigeulis rusak parah. ”Ya, tidak saja jalan Karangbolong yang rusak tapi masih banyak jalan desa yang kondisinya sama mengalami kerusakan,” ucapnya. (Iman Fathurohman)***


Sekilas Info

Demo, Mahasiswa Menginap di DPUPR Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG, (KB).- Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pandeglang demo di depan Kantor Dinas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *