Selasa, 20 November 2018

1.800 Aset Pemkab Pandeglang Belum Bersertifikat

PANDEGLANG, (KB.- Dari 2.000 aset tanah milik Pemkab Pandeglang, sekitar 1.800 aset tersebut belum bersertifikat. Sebab, saat ini baru 200 aset tanah yang sudah memiliki sertifikat dari target 250 aset tanah tahun 2017. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang, Ramadani membenarkan pihaknya baru menyelesaikan sekitar 200 sertifikat dari target 250.

”Terakhir itu tahun kemarin (2016), itu sudah kami cicil. Kami kan sudah ada perjanjian kerja sama dengan BPN, namun di BPN-nya itu kurang personel. Makanya kami support dan membantu dalam pengukuran tanah tersebut,” kata Ramadani, Jumat (3/11/2017).

Menurut Ramadani, dari jumlah 2.000 objek tanah yang belum memiliki sertifikat, paling banyak tersebar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Untuk aset tanah sekolah dasar berjumlah 850 objek tanah, SMP 114 objek tanah dan TK negeri juga masih banyak yang belum disertifikat.

Pihaknya menginginkan sertifikat tersebut bisa cepat diselesaikan. Tapi, lanjut dia, terhambat dari pihak BPN yang kekurangan personel. Meski pun diurus sekarang, kata dia, sertifikatnya akan jadi tahun berikutnya dengan alasan sesuai aturan yang berlaku harus dipublis dulu selama 100 hari dan paling cepat 4 bulan.

Sekretaris Komisi II DPRD Pandeglang, Lukmanul Hakim mengaku prihatin dengan banyaknya aset tanah belum memiliki sertifikat. Untuk itu, dia menyarankan Pemkab Pandeglang agar menargetkan lebih banyak lagi tiap tahunnya. ”Kita berharap tiap tahunnya lebih banyak lagi target untuk menyelesaikan sertifikat tanah milik Pemkab. Minimal 100 sampai 500 sertifikat,” tuturnya. (IF)***


Sekilas Info

Dinas Pariwisata Pandeglang: Target PAD Wisata Baru 80 Persen

PANDEGLANG, (KB).- Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang baru mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 480 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *