1.560 Hektar Sawah Dilanda Kekeringan, Pemkab Tangerang Sebar Pompa Air

Pemkab Tangerang menyerahkan bantuan pompa air sebagai upaya menangulangi kekeringan di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang.*

TANGERANG, (KB).- Sebagai upaya menanggulangi kekeringan sekaligus mengurangi dampak musim kemarau di beberapa wilayah, terutama area persawahan dan perkebunan warga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyebar 43 unit pompa air untuk 18 kecamatan di Kabupaten Tangerang. Selain itu, Pemkab Tangerang juga membangun 3 sumur pantek.

Kepala Dinas Pertanian, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan mengatakan, pihaknya sudah menginventarisasi kantung-kantung air dan mengalirkan air ke lokasi pertanaman.

“Upaya kongkret yang kami lakukan diantaranya membagikan puluhan unit pompa air di 18 kecamatan, kemuadian memanfaatkan alat yang ada di Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Kabupaten Tangerang, serta membantu pembuatan sumur bor di Kecamatan Gunung Kaler, Curug dan Kronjo,” ujar Azis.

Ia mengatakan, berdasarkan data di intansinya, tercatat luas sawah yang terdampak kekeringan mencapai 1.560 hektare (Ha). Rinciannya 660 Ha kekeringan ringan, 411 Ha kekeringan sedang, 288 Ha kekeringan berat dan 201 Ha puso atau gagal panen.

“Kami telah melakukan berbagai cara agar bisa meminimalisasi dampak kekeringan khususnya di area persawahan. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait yaitu Dinas Bina Marga dan SDA, BPBD, Penanggung Jawab UPSUS (Upaya Khusus) Ke Pertanian dan Kodim 0510 Tangerang,” ungkap Azis, Senin (19/8/2019).

Adapun wilayah yang terdampak kekeringan tersebar di Kecamatan Cisoka, Solear, Tigaraksa, Jambe, Cikupa, Panongan, Curug, Legok, Pagedangan, Cisauk, Pasar Kemis, Sindang jaya, Balaraja, Jayanti, Sukamulya, Kresek, Gunung Kaler, Kronjo, Mekar baru, Mauk, Kemiri , Rajeg, Sepatan, Pakuhaji, Teluknaga dan Kosambi.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengakui, bahwa saat ini kekeringan sudah melanda beberapa wilayahnya.

“Setiap musim kemarau pasti memang ada beberapa wilayah kita yang terdapak kekeringan, mayoritas ada di Pantura. Mudah-mudahan kekeringan ini bisa diatasi oleh dinas terkait dengan langkah-langkah yang tepat,” ujar Zaki optimis. (JK)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here