1.084 Calhaj Banten Belum Lunasi Biaya Haji

Sepekan menjelang batas waktu pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (bipih), sebanyak 11,6 persen atau 1.084 jemaah calon haji (calhaj) Banten belum melunasi biaya haji reguler. Kanwil Kemenag Provinsi Banten meminta calhaj yang belum melunasi Bipih segera melunasinya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten H A Bazari Syam mengatakan, berdasarkan laporan rekapitulasi pelunasan Bipih hingga 22 April 2020 jumlah yang melunasi Bipih telah mencapai 88,4 persen atau sebanyak 8.290 calhaj dari total kuota haji sebanyak 9.461 orang.

“Kami ucapan terima kasih kepada calhaj yang sudah melunasi Bipih. Yang belum silakan masih ada waktu,” kata Bazari.

Bazari mengatakan, surat edaran Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI Nomor B- 27002 Dt.II.II. I/1/KS.02/3/2020 tertanggal 27 Maret 2020 menegaskan, terhitung mulai tanggal 27 Maret 2020 pelayanan pelunasan Bipih dilakukan atau dilayani hanya melalui mekanisme non-teller/online.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten H. Machdum Bachtiar didampingi Kasi Pendaftaran dan Dokumentasi Kanwil Kemenag Banten Seiko mengatakan, berdasarkan rekapitulasi data pelunasan jemaah haji Banten hingga 22 April daerah yang calhaj paling tinggi persentase pelunasannya yakni Kabupaten Serang yang mencapai 92,3 persen. Sedangkan yang terendah Kota Tangsel menacapai 85,6 persen.

“Kami berharap sisa sepekan jelang penutupan pelunasan Bipih tahap I 30 April 2020, calhaj segera melunasinya,” ucapnya.

Machdum mengatakan, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 121 tahun 2020 tentang Penetapan Kuota Haji Indonesia tahun 1441 H/2020 M untuk kuota Provinsi Banten sebanyak 9.461 orang dengan rincian jemaah haji reguler sebanyak 9.279 orang, PHD sebanyak 73 orang, jemaah lansia sebanyak 95 orang dan perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sebanyak 14 orang.

Sementara itu, secara nasional sampai 20 April 2020, tercatat lebih 166 ribu jemaah haji reguler yang sudah melunasi Bipih.

“Sampai kemarin, 166.661 jemaah haji reguler sudah melunasi Bipih 1441H,” tutur Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis di Jakarta, Selasa (21/4/2020).

Menurut dia, sebanyak 140.452 jemaah membayar pelunasan melalui teller di Bank Penerima Setoran (BPS). Sisanya atau sebanyak 26.209 jemaah memanfaatkan sistem pelunasan non teller.

“Pelunasan tahap pertama ini akan berlangsung hingga 30 April mendatang. Jika masih ada sisa kuota, dibuka tahap kedua, 12-20 Mei 2020,” ujarnya seperti dikutip laman Kemenag.

Kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221.000 jemaah. Jumlah ini terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Tahun ini, dari 203.320 kuota haji reguler, 1% di antaranya atau 2.040 dikhususkan untuk lansia. Lima provinsi dengan pelunasan jemaah haji reguler terbesar adalah Jabar (31.901 orang), Jatim (27.136), Jateng (25.932), Banten (8.150), dan Sumut (6.622).*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here