‎Tengku Abdurohman, Tokoh Desa Nyaleg DPD RI‎

Seorang tokoh masyarakat desa Carita, Tengku Abdurohman maju sebagai calon legislatif DPD RI pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Pria yang suka mengenakan  dudukuy catok ini berniat mengabdikan dirinya sebagai calon anggota DPD RI.

Mantan Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pandeglang dua periode ini siap untuk melenggang ke senayan. Kesiapannya tentu ditopang dengan berbagai pengalamannya di dunia politik. Karena saat ini dia pun dipercaya sebagai Wakil Ketua DPW PPP Banten.

Bicara soal sepak terjang didunia parlemen, mantan Wakil Ketua DPRD Pandeglang ini, sudah tidak diragukan lagi. Banyak produk perda di Pandeglang yang dihasilkan saat dirinya berkiprah sebagai Wakil Ketua DPRD Pandeglang. Mulai dari perda tentang pembangunan daerah sampai Perda tentang larangan miras dan lainnya.

“Ya, waktu itu saya menjadi Wakil Ketua DPRD atas kepercayaan partai dan dukungan penuh masyarakat. Tetapi setelah saya of atau mengakhiri karier politik di DPRD Pandeglang, saya masih tetap berkarya bersama masyarakat, teutama mempertahankan nilai-nilai kepariwisataan, budaya, tradisi dan ikut terus membangun daerah. Tapi saya punya cita-cita, yakni ingin mengangkat harkat dan derajat kehidupan petani, buruh, nelayan, pegawai TKK dan PTT,” ujarnya saat berbincang dengan Kabar Banten, di Carita,  Ahad (14/7/2018).

Tengku juga tercatat sebagai tokoh yang aktif di organisasi. Sehingga hal itu membuat dirinya memiliki jaringan, dan simpatisan. Di antaranya menjadi Koordinator Pengerahan Massa DPP Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB). Selain itu dia juga aktif di Organisasi Pemuda Pancasila, KNPI, Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK), AMK, GPK dan organisasi kepemudaan lainnya.

Niatnya maju di dunia parlemen yakni DPD RI pada Pileg 2019, tidak lain untuk
meneruskan cita-cita para tokoh  politik lokal yakni soal pemekaran wilayah di Kabupaten Pandeglang dan Lebak. Ia menilai Banten selatan (Pandeglang-Lebak) saatnya untuk mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB), Caringin, Cibaliung, Cilangkahan, Wilayah Serang Barat dan Serang Timur. Tidak lain harapannya untuk kepentingan pelayanan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Saya lahir dari desa, karenanya saya peduli petani, buruh dan nasih nelayan. Termasuk memperjuangkan nasib TKK, PTT. Karenanya elemen masyarakat  itu menjadi tagline saya untuk bisa mewujudkan cita-cita masyakat yang adil dan sejahtera,” ujarnya. (EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here