Sabtu, 16 Desember 2017

Makam Kramat Pangeran Jaga Lautan

PROVINSI Banten memiliki banyak objek wisata ziarah. Selain Banten Lama, juga banyak objek wisata ziarah lain yang tak kalah banyak dikunjungi pengunjung. Salah satunya saat menjelang Ramadan. Salah satu objek wisata ziarah yang banyak dikunjungi yakni kawasan wisata religi makam kramat Pangeran Jaga Lautan yang berada di daerah pesisir Tangerang di Desa Pulau Cangkir, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dibanjiri para peziarah.

Para peziarah yang berasal dari wilayah Jabodetabek dan luar kota seperti Sumatera, tersebut terus berdatangan ke makam Pangeran Jaga Lautan untuk beribadah dan memanjatkan doa dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan. “Setiap menjelang Ramadan setiap harinya lebih dari 1000 pengunjung datang kesini untuk berziarah. Para peziarah bukan hanya dari Tangerang saja, tetapi juga dari Sumatera, dan Kalimantan,” kata Dedi, salah satu kuncen makam seperti dilansir Okezone.

Wisata Ziarah Bulan Ramadan

Ia menceritakan, pangeran Jaga Lautan dengan nama asli yakni Syekh Waliyudin tersebut adalah salah seorang penyebar agama Islam di wilayah Banten. Ia adalah anak dari Sultan Banten pertama Maulana Hasanudin dan cucu dari Maulana Syarif Hidayatullah dari kesultanan Cirebon. Dahulunya makam Pangeran Jaga Lautan ini merupakan daratan terpisah yang berada di tengah-tengah laut. Namun, sekitar tahun 1990 masyarakat membuat jalan penghubung untuk memudahkan para peziarah datang ke tempat ini. “Dulunya pulau ini terpisah dari daratan, entah bagaimana dulu makam syekh jaga lautan ini bisa dimakamkan di tengah lautan. Baru sekitar tahun 1990 secara swadaya masyarakat di sini membangun jalan penghubung,” tuturnya.

Lulu Arafati, salah seorang peziarah asal Tenjo-Bogor mengatakan. Ziarah ke makam Pangeran Jaga Lautan tersebut sudah menjadi rutinitas ia dan keluarganya setiap menjelang bulan suci Ramadan.
Selain untuk beribadah, ziarah wisata tersebut ia jadikan sebagai refleksi diri menjelang bulan Ramadan seraya mendoakan Syekh Waliyudin yakni sosok ulama yang memiliki jasa besar dalam penyebaran agama Islam. “Ini rutin saya lakukan setiap menjelang Ramadan. Bukan cuma saya, rata-rata yang berziarah ke sini juga hampir setiap tahun datang ke sini,” tuturnya. (Suni/KB)***


Sekilas Info

Temuan Baru Makam di Selatan Surosowan Banten Lama

Satu temuan baru di lingkungan Banten Lama beberapa waktu lalu diketemukan berkat informasi masyarakat. Lokasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *