Rabu , Juni 28 2017 10:42 am
Home / BISNIS / Warga Padati Pusat Perbelanjaan

Warga Padati Pusat Perbelanjaan

SERANG, (KB).- Mendekati Hari Raya Idulfitri atau lebaran, masyarakat berbondong-bondong mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan saat lebaran seperti membeli baju hingga makanan ringan. Tradisi masyarakat jelang lebaran tersebut selalu melekat dari zaman ke zaman. Seperti membeli baju lebaran sampai membeli kue atau makanan ringan sebagai parsel untuk lebaran.

Salah seorang warga Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Ruli mengatakan, saat ini ia bersama saudaranya sedang mencari pakaian muslim untuk Idulfitri. “Saya lagi mau cari baju muslim, biasanya setelah Salat Ied ada acara open house di rumah nenek,” kata wanita yang bekerja di salah satu bank di Kota Serang kepada Kabar Banten, Sabtu (17/6/2017).

Menurutnya, untuk mendapatkan pakaian yang diinginkan harus menghadapi kemacetan di jalan dan berdesakan dengan puluhan pembeli di dalam toko baju.
“Kebetulan banyak baju-baju model terbaru dan juga banyak pula diskon-diskon yang ditawarin di setiap mal yang saya datangi. Mumpung THR turun dan banyak diskon, akhirnya saya gunakan untuk kebutuhan lebaran,” ujarnya.

Salah seorang warga Cilegon, Vira Andriani menuturkan, mendekati lebaran sudah menjadi tradisinya bersama keluarga untuk mencari pakaian baru. Selain itu, membeli kue kering untuk sajian tamu saat melakukan silaturahim. “Lagi cari baju lebaran sama kue kering. Kebetulan lagi banyak promo juga,” tuturnya.

Dia mengatakan, harga-harga yang ditawarkan cukup terjangkau, karena adanya diskon atau potongan harga yang diberikan oleh penjual di mal-mal yang ada. “Kalau mau lebaran ada aja rezeki, jadi sekalian belanja juga untuk adik dan keluarga di rumah,” ucapnya.

Kepala kantor BI perwakilan Provinsi Banten, Budi Hartosetyawan menjelaskan, pertumbuhan perekonomian di wilayah Banten selama bulan suci Ramadan mengalami peningkatan. Setiap hari telah terjadi pemutaran uang dengan pembelian makanan buka puasa dan pakaian untuk lebaran. “Untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di bulan Ramadan, karena meningkatnya konsumsi masyarakat di Banten. Apalagi pada pertengahan Ramadan akan signifikan, karena terdapat THR ataupun bisa di bilang gaji 13,” kata Budi.

Dia menjelaskan, bulan Ramadan umumnya konsumsi masyarakat menjadi meningkat dan peningkatan konsumsi masyarakat bisa menyebabkan tingginya pertumbuhan ekonomi. Walaupun belum dapat dipastikan berapa persen peningkatakan ekonomi di bulan Ramadan, tetapi BI telah menyuplai secara langsung. “Untuk pedagang pastinya di pertengah Ramadan akan menjadi ramai pembeli, karena THR dan gaji ke 13 di bulan Juni bisa mendorong konsumsi masyarakat Banten,” ucapnya. Dia mengimbau agar seluruh masyarakat Banten dapat berbelanja dengan cerdas. Tidak perlu menumpuk barang secara berlebihan. (H-49)***

Sekilas Info

bank banten Fasilitas Kredit Karya Guna

Bank Banten Kucurkan Kredit Kepada Jasindo

JAKARTA, (KB).- Bank Banten atau PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk kembali menjalin kerja sama untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *