Sabtu, 18 November 2017

Wantimpres Pantau Pasar Rau

DEWAN Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang, Kamis (18/5/2017). Ketua Tim Kajian Wantimpres, Iskandar Andi Nuhung mengatakan, berdasarkan pantauan tersebut ditemukan ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, meskipun belum signifikan. “Memang harga pola permintaan dan suplai, jadi kalau permintaan naik harga juga ikut naik,” katanya, Kamis (18/5/2017).

Selain ke PIR, pihaknya memantau ke sejumlah daerah lain di wilayah Jawa, seperti Bandung. Hasil pantauan ke beberapa wilayah Jawa ini menjadi bahan acuan kajian yang hasilnya akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. “Apakah harga yang tersedia itu terjangkau oleh konsumen atau tidak, nah itu yang kami pelajari,” ujarnya.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa salah satu penyebab kenaikan harga diakibatkan oleh distribusi produksi yang yang tidak merata. Oleh karena itu, pemerintah harus mendesain pembangunan pertanian yang terus produktif setiap tahunnya. “Sehingga harga di tiap konsumen itu tidak terlalu tinggi fluktualisasinya,” ucapnya.

Dia menilai wajar kenaikan harga menjelang Ramadan, sebab belum terlalu signifikan. “Saya melihat masih pada batas-batas yang bisa ditoleransi, jadi itu sementara hasil pemantauan kami,” tuturnya.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso mengatakan, jelang Ramadan di beberapa wilayah Provinsi Banten sudah ada sejumlah komoditas yang naik.  “Ada beberapa yang mengalami kenaikan seperti telur, daging ayam dan bawang putih. Tapi beberapa komoditas lain malah turun,” ujarnya.

Kenaikan harga yang cukup signifikan ini utamanya untuk bawang putih yang sudah mencapai Rp 50.000 perkilogramnya. Sementara, kenaikan pada komoditas lain masih terbilang normal.
“Pemerintah melalui Bulog sudah mempersiapkan bawang putih impor. Memang kondisi ini terjadi di semua daerah di Indonesia. Untuk di Banten sendiri harganya variatif, mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 50.000,” katanya. (Sutisna)***


Sekilas Info

Uang Rp 60 Juta Milik Panwaslu Digondol Maling

SERANG, (KB).- Kasus pencurian dengan modus pecah kaca terjadi di depan kantor Panwaslu Kabupaten Serang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *