Selasa, 12 Desember 2017
Kepala Sekrtariat Panwaslu Kabupaten Serang, Kemi Bustomi menunjukkan kaca mobilnya yang pecah di kantornya di Perumahan Taman Ciruas Permain, Kabupaten Serang, Jumat (17/11/2017).*

Uang Rp 60 Juta Milik Panwaslu Digondol Maling

SERANG, (KB).- Kasus pencurian dengan modus pecah kaca terjadi di depan kantor Panwaslu Kabupaten Serang Jalan Utama Kompleks Bumi Ciruas Permai I (BCP 1), Blok A 16, Nomor 1 RT/RW 016/04 Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Jumat (17/11/2017). Uang Rp 60 juta untuk kegiatan panwaslu raib digondol pelaku.

Menurut Anggota Panwaslu Kabupaten Abdurohman, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.40. Ketika itu Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten Serang Kemi Bustomi (49) memarkirkan mobil Suzuki Splash A 1070 PI miliknya di depan kantor. Selang 10 menit kemudian salah seorang staf panwaslu memberitahukan kepada Kemi bahwa kaca mobil depan sebelah kanannya dalam kondisi pecah.

“Mau Jumatan tadi (Salat Jumat) kami masuk dulu ngobrol-ngobrol. Ada laporan dari staf bahwa kaca mobil Pak Sekred (Kemi) dalam posisi pecah setelah dilihat ternyata bukan pecah tapi sudah jebol,” ujar Abdurohman. Dia mengatakan, uang Rp 60 juta ditaruh di dalam mobil. Pelaku mengambil uang tersebut dengan memecahkan kaca depan sebelah kiri. Selain uang tunai yang diambil, handphone (HP) milik Kemi juga diembat pelaku.

“Saya tanya apa isi tas? Selain peralatan pribadi Pak Sekred juga HP segala macam. Tadi situ juga ada uang untuk kegiatan panwas. Saya tanya (kepada Kemi), berapa jumlahnya? Ada Rp 60 juta (jawab Kemi),” kata Abdurohman menirukan perkataan Kemi.

Mantan Ketua Panwaslu Kabupaten ini menjelaskan, uang Rp 60 juta tersebut sebelumnya diambil tunai di salah satu bank di Kota Serang. Diduga kuat pelaku telah membuntuti Kemi saat mengambil uang tersebut. “Sudah diincar kayaknya. Ngambil di dank di Serang (Serang Kota),” ucapnya.

Pasca insiden tersebut, Kemi telah melaporkannya ke aparat kepolisian. Pihak Panwaslu Kabupaten Serang juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada Bawaslu Provinsi Banten selaku atasan. “Kita koordinasi dengan bawaslu, setelah itu kita laporan ke kepolisian bahwa ada pencurian pecah kami di kantor kami,” ucap Abdurohman.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Serang Iptu Shilton mengatakan, pihaknya telah menerima laporan pencurian tersebut. petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. “Iya benar ada kejadian pencurian pecah kaca di panwaslu. Tadi sudah olah TKP,” tutur Shilton.

Untuk mengungkap kasus pencurian tersebut, petugas masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku. Dengan kejadian tersebut, petugas mengimbau masyarakat agar tidak menaruh barang berharga di dalam mobil karena hal tersebut dapat mengundang pelaku kejahatan. “Sekali lagi kami imbau kepada warga untuk tidak menaruh barang berharga di dalam mobil karena kasus semacam ini bukan kali pertama terjadi,” ucap Shilton. (FI)***


Sekilas Info

honorer kelurahan

Aktivis Nilai Perlindungan HAM Belum Ditegakkan

SERANG, (KB).- Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional diwarnai aksi unjuk rasa aktivis mahasiwa yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *