Rabu, 20 September 2017

Triwulan II, Pertumbuhan Ekonomi Banten Turun

SERANG, (KB).- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten mengungkapkan adanya penurunan pertumbuhan ekonomi di Banten, pada triwulan II tahun 2017 tumbuh sebesar 5,52%. Realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut lebih rendah dibandingkan triwulan I 2017 sebesar 5,94%. Hal tersebut terungkap saat konferensi pers kajian ekonomi keuangan ragional Provinsi Banten yang digelar KP BI Provinsi Banten, di salah satu rumah makan di Kota Serang, Selasa (5/9/2017).

Namun, angka pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2016 yang tumbuh 5,17%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi di Banten juga merupakan yang tertinggi kedua setelah DKI Jakarta dibandingkan provinsi lain di kawasan Jawa. ”Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten lebih tinggi dari wilayah Jawa,” ucap kepala Analisis Ekonomi Fungsi Asesmen Ekonomi dan Surveilans Bank Indonesia, Jenidar Oseva, Selasa (5/9/2017).

Jenidar mengatakan, pendorong utama pada tumbuhnya perekonomian Banten ditopang oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan pemerintah, menunjukkan peningkatan seiring dengan momentum perayaan Idulfitri Juni 2017 dan peningkatan penghasilan masyarakat. Sementara, komponen lainnya Jedar melanjutkan, yaitu investasi ekspor justru mengalami perlambatan yaitu dari 13,52% year-on-year (yoy) di triwulan I 2017 menjadi 9,64%.

Sementara impor melambat dari 15,35% (yoy) menjadi 10,33% (yoy). Perlambatan ekspor luar negeri di Provinsi Banten disebabkan oleh belum solidnya perbaikan ekonomi negara mitra dagang utama Banten, khususnya Amerika Serikat. ”Investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), pada triwulan II 2017sebesar 9,65% (yoy) lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada triwulan 1 2017, yang mencapai 10,33% (yoy), perlambatan terjadi dalam bentuk bangunan berupa konstruksi properti dan proyek pemerintah serta non bangunan dari sektor swasta,” katanya.

Jenidar mengungkapkan, dari Triwulan II 2017 Inflasi Provinsi Banten, akan kembali normal pascamomentum Ramadan dan Idulfitri, dengan semakin terakselerasi pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2017. ”Secara keseluruhan pertumbuhan Provinsi Banten di tahun 2017 masih di proyeksikan lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 yang tumbuh di tingkat 5,26%,” tuturnya. (Denis/Job)***


Sekilas Info

IM3 Ooredoo Gelar Workshop Digital Personal Branding

JAKARTA, (KB).- Indosat Ooredoo melalui Brand IM3 Ooredoo menyelenggarakan Workshop Digital Personal Branding, dengan tema Digital  Transformation, You Need To Know, Be Inspired dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *