Sabtu, 18 November 2017

Terkait SDN Bantar Panjang, Perkim Akan Lakukan Lelang Dini

SERANG, (KB).- Pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang masih menunggu detail engineering design (DED) atau perencanaan pembangunan untuk melakukan lelang dini pembangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bantar Panjang yang rusak parah. Hal tersebut dilakukan menyusul kebutuhan yang mendesak, karena siswa di sekolah tersebut hingga saat ini harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar di bawah tenda darurat.

Kepala DPKPTB Kabupaten Serang, Ajat Gunawan mengatakan, saat ini pembangunan SDN Bantar Panjang tersebut sedang dalam proses perencanaan di perubahan. Ia berharap, perencanaan tersebut bisa selesai secepatnya. “Kalau usulan sudah diusulkan dari Disdikbud itu,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (27/10/2017).

Jika perencanaan tersebut sudah selesai, maka awal Januari 2018 atau mungkin Desember sudah bisa dilelangkan. Namun, hal tersebut tentu harus menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait daftar pelaksanaan anggaran (DPA) dan juga rencana kerja anggaran (RKA) 2018. “Kalau dokumennya suah siap, kami sebutnya lelang dini,” ujarnya.

Menurut dia, perencanaan tersebut perlu dikejar, karena terdapat beberapa penurunan konstruksi. Hal tersebut dikarenakan tanah di lokasi Gedung SDN Bantar Panjang saat ini kondisinya sangat labil.
“Takut tanahnya tidak stabil, sehingga daya dukungnya kurang. Kami teliti dulu, jadi nanti pertama ya di perencanaan lah,” ucapnya.

Sedangkan, untuk rencana pembangunan ke atas, tutur dia, tidak ada perubahan. Namun, jika kondisi tanah dan daya dukungnya kurang baik, maka perlu ada rekayasa fondasi. “Itu saja yang sedang kami kaji. Mudah-mudahan dalam perubahan ini di November sudah selesai, DED oke, termasuk dokumen lelang. Bila memungkinkan, itu lelang dini di pertengahan Desember sudah bisa. Tapi, itu harus kami bicarakan dengan kesiapan ULP, mudah-mudahan tidak terlalu lama masyarakat menunggu,” tuturnya.

Saat disinggung berapa anggaran yang disiapkan, dia menuturkan, belum bisa menyebutkan. Sebab, pihaknya harus menunggu hasil dari perencanaan terlebih dahulu. Terlebih, saat ini dia masih belum tahu seperti apa kondisi tanah di sekolah tersebut.  “Saya tidak bisa menebak, apalagi kami belum tahu kondisi tanahnya. Jadi, belum bisa menyampaikan. Nanti kalau ada DED baru kami sampaikan,” katanya.

Selain SDN Bantar Panjang, untuk tahun ini, pihaknya sudah menerima beberapa usulan pembangunan sekolah lainnya. Jumlah sekolah yang akan dibangun dan rehab tersebut disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. “Yang jelas, kami sudah membuat perencanaan sesuai usulan dari Disdikbud. Tapi, saya lupa jumlahnya,” ujarnya. (DN)***


Sekilas Info

Uang Rp 60 Juta Milik Panwaslu Digondol Maling

SERANG, (KB).- Kasus pencurian dengan modus pecah kaca terjadi di depan kantor Panwaslu Kabupaten Serang Jalan …

One comment

  1. harus nya sekolah sekolah di kawasan terpencil harus lebih di tingat kan

    #semangatindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *