Rabu , Juni 28 2017 10:49 am
Home / SEPUTAR BANTEN / CILEGON / Surat Ketentuan Tunjangan Hari Raya Beredar

Surat Ketentuan Tunjangan Hari Raya Beredar

CILEGON, (KB).– Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan, Muhamad Hanif Dhakiri tentang Kewajiban Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) beredar di Kota Cilegon. SE Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan tersebut tertanggal 31 Mei 2017 ditujukan kepada para kepala Dinas Tenaga Kerja tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ditemui di Kota Cilegon, Penyidik Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Rahmatullah mengatakan, surat edaran tersebut bertujuan sebagai pedoman dalam mengambil langkah yang berkaitan dengan persiapan menyambut hari raya keagamaan. “Surat edaran ini memegaskan, bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja. Pembayaran THR wajib dilaksanakan secara konsisten dan tepat waktu sesuai peraturan agar tercipta suasana hubungan kerja yang harmonis dan kondusif di tempat kerja,” katanya.

Ia menuturkan, pemberian THR bagi pekerja merupakan tradisi memenuhi kebutuhan pekerja dan keluarga dalam merayakan hari raya keagamaan. Pembayaran THR harus dilaksanakan sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.06/MEN/2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.  “Dalam regulasi memang pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7. Tapi, imbauan kami, bahwa pembayaran dilakukan maksimal dua minggu sebelum Lebaran. Pembayaran lebih awal, agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan lebih baik,” ucapnya.

Dalam surat edaran tersebut, tertulis permintaan untuk para kepala Dinas Tenaga Kerja untuk memerhatikan dan menegaskan kepada para pengusaha di wilayahnya, agar segera melaksanakan pembayaran THR tepat waktu dan sesuai dengan peraturan. “Para kepala dinas telah diminta untuk senantiasa memperhatikan dan menegaskan kepada para pengusaha di wilayahnya masing-masing, agar segera melaksanakan pembayaran THR tepat waktu,” tuturnya.

Selain itu, dalam surat edaran tersebut, bahwa berdasarkan kepada ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja, setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja, maka wajib unutk memberikan THR keagamaan kepada mereka yang telah mempunyai masa kerja sebulan. “Kalau dulu itu tiga bulan, sekarang sebulan,” katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Perselisihan pada Disnaker Kota Cilegon, Muhammad Jarwan mengatakan, tingkat kepatuhan perusahaan dalam membayar THR terbilang baik. Setiap tahun, pihaknya minim menerima laporan tentang kasus yang berkaitan dengan THR. (Sigit/Job)***

Sekilas Info

H-5 Pelabuhan Merak Mulai Dipadati Pemudik

CILEGON, (KB).- Pelabuhan Merak mulai dipadati oleh sejumlah pemudik yang ingin menyeberang ke Pulau Sumatera. Peningkatan …

One comment

  1. Irfan saefullah

    Assalamualaikum saya mau mengadukan tentang THR yang dibayar tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Saya sudah bekerja selama 1tahun lebih di PT. Mata enginering contruksi yang berada di kampung samandaran Cilegon.. Saya hanya di bayar 70%dari gaji pokok. Mohon ditindak