Lokasi saya : Kabar-banten.com / Tangerang / Pemkot Tangerang Kembangkan Rusunawa

Pemkot Tangerang Kembangkan Rusunawa

22 Dec 2016 11:53 WIB
  • TANGERANG, (KB).-

    Usaha Pemerintah kota (Pemkot) untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang layak huni sebagaimana konsep Tangerang Live, mulai menampakkan hasil. Hal itu seiring dengan telah dibangunnya beberapa utilitas kota, mulai dari pembangunan dan peningkatan jalan yang pada tahun 2016 mencapai ± 90 km, kemudian juga penurapan dan pembangunan drainase atau saluran air sepanjang ±60 km dan juga pembangunan 2.839 rumah dan 2.000 jamban sehat. Belum lagi pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kelurahan Panunggangan Barat yang pada akhir tahun ini diharapkan bisa beroperasi. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat memang telah menjadi fokus Pemkot Tangerang dalam tiga tahun terakhir, termasuk didalamnya penyediaan tempat hunian yang nyaman dan sehat. Dengan terbatasnya lahan yang ada di Kota Tangerang, tidak menghalangi niat Pemkot Tangerang untuk menyediakan hunian yang tidak hanya sekadar nyaman untuk ditinggali namun juga sehat. Oleh karenanya, dalam beberapa tahun terakhir, pemkot selain mengembangkan program bedah rumah juga mengembangkan vertical housing melalui pembangunan rumah susun sewa.

    Keberadaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kota Tangerang telah menjadi hunian yang aman dan nyaman bagi warga. Sebab, selain lokasinya yang strategis, sarana dan fasilitas yang tersedia pun memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari taman bermain anak, tempat ibadah, kios berjualan hingga Rusunawa yang selalu bersih dan penghijauan di setiap sudutnya.
    Di Kota Tangerang terdapat tiga lokasi Rusunawa selain di Kelurahan Panunggangan Barat yang segera beroperasi, sebelumnya ada di Gebang Raya, Kecamatan Periuk dan Manis, Kecamatan Jatiuwung. Rusunawa Gebang Raya berlokasi di Jalan Pansus No.2 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Rusunawa yang dibangun pada tahun 2008/2009 dan 2010/2011 telah dihibahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum kepada Pemkot Tangerang tahun 2014 lalu. Pembangunan Rusunawa di Kelurahan Panunggangan Barat tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Tangerang dengan Pemerintah Pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) dengan kapasitas kamar sebanyak 50 unit dengan tipe 36.
    ”Ini sekaligus melengkapi 17 blok Rusunawa yang sudah ada sebelumnya di Kota Tangerang,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau lokasi pembangunan Rusunawa yang berada persis di samping Perumahan Palm Semi Karawaci.

    Sementara itu, untuk tarif sewa Rusunawa per bulan sesuai Perda Nomor 21 Tahun 2000 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah yakni, tipe 21 tanpa fasilitas Rp 90.000. Lalu tipe 21 dengan fasilitas untuk lantai dasar Rp 215.000, lantai 1 Rp 200.000, Lantai II Rp 195.000, lantai III Rp 190.000 dan Lantai IV Rp 175.000. Kemudian untuk tipe 24 lantai dasar Rp 300.000, lantai 1 Rp 290.000, lantai 2 Rp 280.000, lantai 3 Rp 270.000, lantai 4 Rp 260.000. Tarif sewa itu diluar biaya listrik dan air, sedang untuk tipe lainnya masih menunggu perubahan perda, termasuk tipe baru yang ada di Rusunawa Panunggangan Barat. Sementara bagi yang ingin tinggal di Rusunawa di Kota Tangerang, Kepala Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang (DCKPR) Kota Tangerang, Dafyar Eliadi menuturkan harus memenuhi beberapa syarat antara lain bagi Anda yang sudah menikah cukup melampirkan berkas seperti foto suami - istri ukuran 3x4, fotokopi KTP, fotokopi surat nikah, fotokopi kartu keluarga, surat keterangan kerja dari perusahaan beserta slip gaji dan surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan serta materai Rp 6.000 sebanyak dua lembar. "Bagi yang belum menikah, melampirkan foto ukuran 3x4, fotokopi KTP, fotokopi KTP anggota kamar, surat keterangan kerja dari perusahaan beserta slip gaji dan surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan serta materai Rp 6.000 sebanyak dua lembar," ucap Dafyar. (H-36)***

  • 24 Jan 2017 13:52 WIB

    Dua Jembatan Rp 57 Miliar

    TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang mulai membangun dua jembatan, Senin (23/1/2017). Kedua jembatan yang dibangun yaitu

  • 24 Jan 2017 13:51 WIB

    Wali Kota Tanggapi Pembatalan Proyek PLTSa

    TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah angkat bicara terkait pelaksanaan mega proyek percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Sampah (PLTSa) Kota Tangerang yang

  • 23 Jan 2017 16:13 WIB

    ”Debt Collector” Meresahkan

    TANGERANG, (KB).- Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang siap menindak debt collector (juru taguh) atau leasing nakal yang belakangan ini meresahkan masyarakat, karena serimg melakukan

  • 23 Jan 2017 16:10 WIB

    Tangsel Sukses Kelola MAN

    TANGERANG, (KB).- Pihak Kementerian Agama (Kemenag) memberikan penghargaan kepada 20 kabupaten dan kota yang dianggap berhasil mengelola lembaga pendidikan madrasah aliyah negeri (MAN). Salah satunya

  • 20 Jan 2017 15:33 WIB

    Pembunuh Perempuan Hamil Dibekuk

    TANGERANG, (KB).- Terduga pelaku pembunuhan terhadap Casriah (35), wanita hamil dan ditemukan telah tewas di kamar Hotel Flamboyan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang berhasil diringkus aparat

  • 20 Jan 2017 15:30 WIB

    BNNK Tangsel, Waspadai Ganja Gorila

    TANGERANG, (KB).- Pihak Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang Selatan mengatakan, mulai mencium adanya upaya peredaran narkoba yang dipasarkan melalui jejaring media sosial (medsos). Sasarannya

  • 18 Jan 2017 14:32 WIB

    Pembangunan Tol Kunciran-Bandara Harus Dipercepat

    TANGERANG, (KB).- Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera melakukan percepatan penyelesaian pembangunan Tol Kunciran-Batuceper-Bandara (Bandar Udara)

  • 18 Jan 2017 14:31 WIB

    1.953 Buruh di-PHK

    TANGERANG, (KB).- Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tangerang mencatat, sepanjang 2016 ada sebanyak 1.953 pekerja atau buruh di Kabupaten Tangerang terkena pemutusan

2. Ads 125 x 125