404 Page Not Found

The page you requested was not found.

Pemkot Tangerang Kembangkan Rusunawa

Lokasi saya : Kabar-banten.com / Tangerang / Pemkot Tangerang Kembangkan Rusunawa

Pemkot Tangerang Kembangkan Rusunawa

22 Dec 2016 11:53 WIB
  • TANGERANG, (KB).-

    Usaha Pemerintah kota (Pemkot) untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang layak huni sebagaimana konsep Tangerang Live, mulai menampakkan hasil. Hal itu seiring dengan telah dibangunnya beberapa utilitas kota, mulai dari pembangunan dan peningkatan jalan yang pada tahun 2016 mencapai ± 90 km, kemudian juga penurapan dan pembangunan drainase atau saluran air sepanjang ±60 km dan juga pembangunan 2.839 rumah dan 2.000 jamban sehat. Belum lagi pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) di Kelurahan Panunggangan Barat yang pada akhir tahun ini diharapkan bisa beroperasi. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat memang telah menjadi fokus Pemkot Tangerang dalam tiga tahun terakhir, termasuk didalamnya penyediaan tempat hunian yang nyaman dan sehat. Dengan terbatasnya lahan yang ada di Kota Tangerang, tidak menghalangi niat Pemkot Tangerang untuk menyediakan hunian yang tidak hanya sekadar nyaman untuk ditinggali namun juga sehat. Oleh karenanya, dalam beberapa tahun terakhir, pemkot selain mengembangkan program bedah rumah juga mengembangkan vertical housing melalui pembangunan rumah susun sewa.

    Keberadaan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Kota Tangerang telah menjadi hunian yang aman dan nyaman bagi warga. Sebab, selain lokasinya yang strategis, sarana dan fasilitas yang tersedia pun memenuhi kebutuhan masyarakat. Mulai dari taman bermain anak, tempat ibadah, kios berjualan hingga Rusunawa yang selalu bersih dan penghijauan di setiap sudutnya.
    Di Kota Tangerang terdapat tiga lokasi Rusunawa selain di Kelurahan Panunggangan Barat yang segera beroperasi, sebelumnya ada di Gebang Raya, Kecamatan Periuk dan Manis, Kecamatan Jatiuwung. Rusunawa Gebang Raya berlokasi di Jalan Pansus No.2 Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Rusunawa yang dibangun pada tahun 2008/2009 dan 2010/2011 telah dihibahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum kepada Pemkot Tangerang tahun 2014 lalu. Pembangunan Rusunawa di Kelurahan Panunggangan Barat tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Tangerang dengan Pemerintah Pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) dengan kapasitas kamar sebanyak 50 unit dengan tipe 36.
    ”Ini sekaligus melengkapi 17 blok Rusunawa yang sudah ada sebelumnya di Kota Tangerang,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat meninjau lokasi pembangunan Rusunawa yang berada persis di samping Perumahan Palm Semi Karawaci.

    Sementara itu, untuk tarif sewa Rusunawa per bulan sesuai Perda Nomor 21 Tahun 2000 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah yakni, tipe 21 tanpa fasilitas Rp 90.000. Lalu tipe 21 dengan fasilitas untuk lantai dasar Rp 215.000, lantai 1 Rp 200.000, Lantai II Rp 195.000, lantai III Rp 190.000 dan Lantai IV Rp 175.000. Kemudian untuk tipe 24 lantai dasar Rp 300.000, lantai 1 Rp 290.000, lantai 2 Rp 280.000, lantai 3 Rp 270.000, lantai 4 Rp 260.000. Tarif sewa itu diluar biaya listrik dan air, sedang untuk tipe lainnya masih menunggu perubahan perda, termasuk tipe baru yang ada di Rusunawa Panunggangan Barat. Sementara bagi yang ingin tinggal di Rusunawa di Kota Tangerang, Kepala Dinas Cipta Karya dan Penataan Ruang (DCKPR) Kota Tangerang, Dafyar Eliadi menuturkan harus memenuhi beberapa syarat antara lain bagi Anda yang sudah menikah cukup melampirkan berkas seperti foto suami - istri ukuran 3x4, fotokopi KTP, fotokopi surat nikah, fotokopi kartu keluarga, surat keterangan kerja dari perusahaan beserta slip gaji dan surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan serta materai Rp 6.000 sebanyak dua lembar. "Bagi yang belum menikah, melampirkan foto ukuran 3x4, fotokopi KTP, fotokopi KTP anggota kamar, surat keterangan kerja dari perusahaan beserta slip gaji dan surat keterangan belum memiliki rumah dari kelurahan serta materai Rp 6.000 sebanyak dua lembar," ucap Dafyar. (H-36)***

  • 22 Mar 2017 13:52 WIB

    Taman Jadi Ajang Mesum

    BELAKANGAN ini Pemerintah kota (Pemkot)Tangerang giat membangun taman. Berbagai taman dibangun di berbagai tempat.  Saat ini tak kurang dari 22 taman tematik yang telah berfungsi sebagai ruang

  • 22 Mar 2017 13:51 WIB

    Perluasan Runway 3, Warga Tolak Relokasi

    TANGERANG, (KB).- Warga Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menolak relokasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, terkait perluasan Runway 3 Bandar Udara

  • 21 Mar 2017 14:25 WIB

    Terkait Penyerahan Aset Pemkot dan Pemkab Tangerang, Pemprov Diminta Turun Tangan

    TANGERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diminta turun tangan untuk membantu penyerahan aset Pemerintah kota (Pemkot) dan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tangerang yang saat ini

  • 21 Mar 2017 14:24 WIB

    Pemkab Tangerang Habiskan Rp 200 M Untuk Tanam 200 Pohon & Revitalisasi Sungai

    TANGERANG, (KB).- Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tangerang menganggarkan Rp 200 miliar untuk menanam 200 pohon di Kampung Waru Dua, Desa Sukaharja, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

  • 21 Mar 2017 14:23 WIB

    Terkait Proyek Bandara Soekarno-Hatta, Pembebasan Tanah tak Kunjung Tuntas

    KEKISRUHAN dalam pembebasan tanah proyek Runaway 3 Bandar udara (Bandara) Soekarno-Hatta, belum juga tuntas. Untuk menyelesaikan 2masalah tersebut, untuk kesekian kalinya PT Angkasa Pura (AP) II

  • 20 Mar 2017 12:49 WIB

    Masyarakat Deklarasikan Anti ”Hoax”

    TANGERANG, (KB).- Bertepatan dengan pelaksanaan car free day (CFD), ratusan warga Kota Tangerang berkumpul di Tugu Adipura untuk mendeklarasikan kampanye Anti Hoax, Ahad (19/3/2017).  Deklarasi

  • 20 Mar 2017 12:49 WIB

    Puspemkot Tangsel Minim Fasilitas

    TANGERANG, (KB).- Sistem proteksi kebakaran Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), belum teruji. Sehingga, antisipasi pencegahan kebakaran perlu dibenahi dengan

  • 18 Mar 2017 10:34 WIB

    Terkena Proyek Kereta Api Bandara, Ratusan Makam Dibongkar

    TANGERANG, (KB).- Ratusan makam di tempat pemakaman umum (TPU) Gaclong di RT 4/RW4, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang yang terkena gusuran proyek Kereta Api Bandar Udara

2. Ads 125 x 125