404 Page Not Found

The page you requested was not found.

Puluhan Pejabat Akan Turun Pangkat, Pengisian Eselon IV Masih Alot

Lokasi saya : Kabar-banten.com / Serang / Puluhan Pejabat Akan Turun Pangkat, Pengisian Eselon IV Masih Alot

Puluhan Pejabat Akan Turun Pangkat, Pengisian Eselon IV Masih Alot

11 Jan 2017 15:53 WIB
  • SERANG, (KB).-

    Kajian penempatan pejabat Eselon IV di lingkup Pemkot Serang masih alot. Alasannya, karena ada degradasi atau penurunan jabatan sesuai kebutuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sehingga membutuhkan banyak pertimbangan, salah satunya terkait pendidikan. Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Serang Tb. Urip Henus mengatakan, pemkot sedang mengupayakan agar pelantikan pejabat Eselon IV segera dilakukan. ”Insya Allah diupayakan minggu ini, apakah besok, lusa atau Jumat. Kami mengupayakan, kalau gak terjadi itu lah keterbatasan manusia yang enggak bisa dipisahkan dari khaliknya jadi bergantung kehendak Allah,” katanya, Selasa (10/1/2017).
    Menurut Urip, pertimbangan cukup alot riwayat pendidikan, karena juga berkaitan dengan penurunan kepangkatan. ”Saya minta faktor pendidikan diperhatikan, misalnya saya Tb. Urip S2 dan sudah lama bekerja, nah cocok enggak kalau diturunkan dari Eselon IV A ke IV B, jadi coba cari tempat lain dulu kalau sudah tidak ada ya terpaksa. Kami coba menghargai itu,” ujarnya.

    Selain itu, masa kerja dan kemampuan bekerja juga dipertimbangkan. ”ASN itu tuntutan pekerjaannya sesuai di mana dia ditempatkan, beda dengan spesifikasi di Dinkes yang sudah ada kurikulumnya dari sejak sekolahnya. Misalnya yang ambil jurusan perawat pasti jadi perawat, bidan jadi bidan, dokter jadi dokter. Kalau di pemerintahan kita melihat kemampuan dia bekerja,” ucap Urip. Ia mengatakan, Baperjakat berusaha mempertimbangkan hal-hal tersebut dalam penurunan jabatan Eselon IV. ”Kalaupun ada yang turun jabatan. Saya minta maaf, ini bukan keinginan wali kota, sekda atau yang lainnya, tapi terpaksa karena aturan mengharuskan seperti itu. Kami juga menggunakan perasaan karena pasti ada kekecewaan. Kalau degradasinya gak banyak tidak akan lama pelantikan, apalagi kalau tidak ada degradasi pasti cepat, ini kan banyak degradasinya,” tuturnya. Terkait jumlah pejabat yang terkena degradasi, Urip belum mendapatkan informasi berapa jumlah terakhirnya. ”Informasi sebelumnya itu 47 orang, tapi katanya bisa berkurang lagi, karena ada orang yang mau dipindahkan jadi tenaga fungsional di Inspektorat. Jadi kemungkinan berkurang yang degradasi,” tuturnya. Urip berharap tidak ada permasalahan meskipun pelantikan agak terlambat. Tapi seandainya pelantikan mundur lagi (tidak di pekan ini), menurutnya, hal itu akan berdampak pada pemberian gaji dan TPP ASN yang semakin terlambat. ”Sekarang sudah tanggal 10 Januari belum gajian. Tapi kalau minggu ini pelantikan atau paling telat Jumat, minggu depan sudah bisa gajian. Makanya mudah-mudahan terjadi pelantikan,” katanya.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang Yoyo Wicahyono mengatakan, pembahasan masih alot karena pemkot masih dalam rangka pemetaan. ”Kami harus hati-hati dalam pemetaan itu, jangan sampai ada yang dirugikan karena kami juga melihat khawatir ada yang gak kebagian kursi, jadi kami harus hati-hati,” tuturnya. Ia angkat bicara terkait tudingan dewan yang menilai rotasi pegawai tertutup dari dewan. Menurutnya, pelantikan memang bersifat tertutup sesuai perintah pimpinan. ”Kalau pelantikan terkesan tertutup ya memang semua juga tertutup, karena kalau perintah pimpinan dirahasiakan, ya rahasiakan. Kami ada sumpah jabatan itu, kalau menurut sifatnya atau menurut perintah harus dirahasiakan, ya rahasia, ada sumpah pegawainya kami itu,” ujarnya. Menurutnya, tidak lazim jika sebelum pelantikan nama-nama pejabat dengan posisi barunya diungkapkan. ”Sekarang, ada tidak yang misalnya besok mau mutasi sekarang diumumkan. Kan tidak ada, semua juga hanya besok pelaksanaan pelantikan, kan kemananya tidak ada yang diumumkan, sampai nanti saat pelantikan. Itu suatu hal yang lazim,” tuturnya. Menurut Yoyo, secara normatif untuk persiapan pelantikan sebetulnya tidak ada keharusan dilaporkan ke DPRD. ”Tidak ada aturan yang dilanggar kan dengan tidak memberitahukan dewan, tapi mungkin dalam rangka kemitraan sesuai dengan kebidangan,” tuturnya. (H-40)***

  • 22 Mar 2017 13:40 WIB

    Penataan Kawasan Banten Lama, Pembebasan Lahan Mulai Negosiasi Harga

    SERANG, (KB).- Proses pembebasan lahan untuk menunjang program penataan Kawasan Banten Lama, di Kecamatan Kasemen, Kota Serang segera memasuki tahap negosiasi. Menurut pihak Dinas Pariwisata

  • 22 Mar 2017 13:38 WIB

    Kasdam III Siliwangi Tinjau Seleksi Catam Gelombang I

    SERANG, (KB).- Kasdam III Siliwangi, Brigjen TNI Yosua Pandit Sembiring meninjau seleksi lanjutan calon tamtama (Catam) Gelombang I Tahun 2017 di GOR Makorem 064/MY, Senin (20/3/2017).Sebelumnya,

  • 22 Mar 2017 13:37 WIB

    Langgar Trayek, Angkot Distop

    SERANG, (KB).- Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang pada April 2017 akan mulai memberlakukan sanksi mengandangkan atau melarang beroperasi bagi angkutan kota (angkot) yang kedapatan melanggar

  • 22 Mar 2017 13:34 WIB

    Tangani Penderita Hidrosefalus, Muspika Ciruas Fasilitasi Perawatan

    SERANG, (KB).- Muspika Kecamatan Ciruas mengupayakan agar Ilham Putra Ausman (3), bocah penderita hidrosefalus mendapat penanganan optimal di wilayahnya, melalui Puskesmas dan BPJS Kesehatan

  • 22 Mar 2017 13:32 WIB

    Warga Walantaka Protes Jalan Rusak

    SERANG, (KB).- Jalan Ciruas-Walantaka tepatnya berada di lintasan kereta api Kampung Walantaka, Kelurahan Walantaka, Kecamatan Walantaka, Kota Serang sudah rusak selama tiga tahun yang sering

  • 21 Mar 2017 14:20 WIB

    Bupati Serang Raih Anugerah Literasi Prioritas

    SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah kembali mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Bupati Serang perempuan pertama tersebut mendapat Anugerah Literasi Prioritas dari pihak

  • 21 Mar 2017 14:19 WIB

    Pemkot Serang Butuh Rp 1 Triliun untuk Program Unggulan

    SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membutuhkan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk menjalankan program unggulan di 2018. Hal tersebut terungkap dalam pra-rencana kerja pemerintah daerah

  • 21 Mar 2017 14:16 WIB

    Jalan Nambo-Teras Bendung Dianggarkan Rp 10 M

    SERANG, (KB).- Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang menganggarkan Rp 10 miliar untuk menyelesaikan pembangunan ruas Jalan Nambo-Teras Bendung yang rusak parah.

2. Ads 125 x 125