404 Page Not Found

The page you requested was not found.

Jika Larang Karyawan Gunakan Hak Pilih, Perusahaan Akan Disanksi

Lokasi saya : Kabar-banten.com / Serang / Jika Larang Karyawan Gunakan Hak Pilih, Perusahaan Akan Disanksi

Jika Larang Karyawan Gunakan Hak Pilih, Perusahaan Akan Disanksi

14 Feb 2017 14:50 WIB
  • SERANG, (KB).-

    Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang akan menjatuhkan sanksi kepada perusahaan yang melarang karyawannya menggunakan hak pilih pada Pilgub Banten Rabu (15/2/2017) mendatang. Sanksi yang akan diberikan mulai dari sanksi administrasi, sanksi teguran baik berupa lisan maupun tulisan sampai sanksi berat. "Apabila ada perusahaan yang melarang karyawannya menggunakan hal pilih, maka karyawan yang bersangkutan dapat melaporkan kepada Disnakertrans Kota Serang untuk ditindaklanjuti. Apabila ada perusahaan yang tidak mengizinkan karyawannya untuk mencoblos agar segera melapor ke Disnakertrans. Kami akan membuat posko pengaduan untuk melayani pengaduan karyawan yang dilarang mencblos oleh perusahaan," kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kota Serang, Ratu Ani Nurani kepada wartawan, Senin (13/2/2017).

    Ia mengimbau kepada seluruh perusahan di Kota Serang agar meliburkan karyawannya pada hari pencoblosan. Apabila perusahaan mengharuskan masuk, maka perusahaan harus membuat jadwal sif kerja agar karyawannya dapat menggunakan hak pilih. Selain itu, karyawan yang masuk juga harus diberi upah lembur. "Apabila produktivitas harus tetap berjalan, perusahaan agar membuat jadwal sif karyawan dan karyawan harus dibayar dengan upah lembur sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan," ucapnya.
    Ia menuturkan, jumlah perusahaan yang terdata di Kota Serang sebanyak 658, kebanyakan bergerak di bidang perdagangan dan jasa, sedangkan jumlah karyawan di Kota Serang jumlahnya mencapai 21.000. "Jumlah karyawan di Kota Serang mencapai 21.000," tuturnya.

    Seluruh perusahaan yang ada di Kota Serang sudah diberikan surat edaran terkait hari libur nasional pada saat pencoblosan. "Surat yang kami edarkan merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Libur Nasional pada hari pencoblosan," ujarnya. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menetapkan Rabu (15/2/2017) sebagai hari libur nasional. Penetapan tersebut bertepatan dengan hari pencoblosan Pilkada Serentak di 101 daerah 2017. Keputusan tersebut tertuang dalam Keppres Nomor 3 Tahun 2017, yang ditetapkan Presiden pada Jumat (10/2/2017) di Jakarta. Salinan putusan sebanyak 3 halaman tersebut ditandatangani Asisten Deputi Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kemensetneg, M Rokib. "Menetapkan hari Rabu, tanggal 15 Februari 2017, sebagai hari libur nasional dalam rangka Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara serentak. Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan," tulis putusan tersebut. (Sutisna/Job)***

  • 22 Mar 2017 13:40 WIB

    Penataan Kawasan Banten Lama, Pembebasan Lahan Mulai Negosiasi Harga

    SERANG, (KB).- Proses pembebasan lahan untuk menunjang program penataan Kawasan Banten Lama, di Kecamatan Kasemen, Kota Serang segera memasuki tahap negosiasi. Menurut pihak Dinas Pariwisata

  • 22 Mar 2017 13:38 WIB

    Kasdam III Siliwangi Tinjau Seleksi Catam Gelombang I

    SERANG, (KB).- Kasdam III Siliwangi, Brigjen TNI Yosua Pandit Sembiring meninjau seleksi lanjutan calon tamtama (Catam) Gelombang I Tahun 2017 di GOR Makorem 064/MY, Senin (20/3/2017).Sebelumnya,

  • 22 Mar 2017 13:37 WIB

    Langgar Trayek, Angkot Distop

    SERANG, (KB).- Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang pada April 2017 akan mulai memberlakukan sanksi mengandangkan atau melarang beroperasi bagi angkutan kota (angkot) yang kedapatan melanggar

  • 22 Mar 2017 13:34 WIB

    Tangani Penderita Hidrosefalus, Muspika Ciruas Fasilitasi Perawatan

    SERANG, (KB).- Muspika Kecamatan Ciruas mengupayakan agar Ilham Putra Ausman (3), bocah penderita hidrosefalus mendapat penanganan optimal di wilayahnya, melalui Puskesmas dan BPJS Kesehatan

  • 22 Mar 2017 13:32 WIB

    Warga Walantaka Protes Jalan Rusak

    SERANG, (KB).- Jalan Ciruas-Walantaka tepatnya berada di lintasan kereta api Kampung Walantaka, Kelurahan Walantaka, Kecamatan Walantaka, Kota Serang sudah rusak selama tiga tahun yang sering

  • 21 Mar 2017 14:20 WIB

    Bupati Serang Raih Anugerah Literasi Prioritas

    SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah kembali mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, Bupati Serang perempuan pertama tersebut mendapat Anugerah Literasi Prioritas dari pihak

  • 21 Mar 2017 14:19 WIB

    Pemkot Serang Butuh Rp 1 Triliun untuk Program Unggulan

    SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang membutuhkan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk menjalankan program unggulan di 2018. Hal tersebut terungkap dalam pra-rencana kerja pemerintah daerah

  • 21 Mar 2017 14:16 WIB

    Jalan Nambo-Teras Bendung Dianggarkan Rp 10 M

    SERANG, (KB).- Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang menganggarkan Rp 10 miliar untuk menyelesaikan pembangunan ruas Jalan Nambo-Teras Bendung yang rusak parah.

2. Ads 125 x 125