Lokasi saya : Kabar-banten.com / Pandeglang / Bankeu Bisa Percepat Pembangunan Infrastruktur

Bankeu Bisa Percepat Pembangunan Infrastruktur

27 Dec 2016 14:11 WIB
  • PANDEGLANG, (KB).-

    Sejumlah elemen masyarakat berharap realisasi bantuan keuangan (bankeu) dari Provinsi Banten bisa percepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan kabupaten dan desa yang rusak. Bantuan keuangan itu diharapkan bisa meringankan beban APBD Pandeglang yang terbatas. "Besar harapan kami bantuan keuangan itu akan membantu percepatan pembangunan dan meringankan beban pemerintah daerah dalam mengejar ketertinggalan pembangunan, terutama sektor infrastrutur," kata Direktur eksekutif Forum Kajian Sosial Budaya, Hapid kepada Kabar Banten, Senin (26/12/2016).

    Hapid berharap pemerintah provinsi memiliki prioritas dalam menyalurkan bantuan keuangan kabupaten/kota. Bantuan keuangan itu diharapkan sesuai dengan indikator kebutuhan daerah. "Pandeglang ini masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaki jalan. Jadi sangat wajar jika Pemprov Banten memberikan bantuan keuangan lebih besar ke Pandeglang," ujarnya.
    Sementara itu, juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Pandeglang, Hadi Mawardi mengatakan, bantuan keuangan provinsi untuk kabupaten selayaknya mengedepankan asas prioritas.

    Artinya, bantuan itu dikucurkan bagi kabupaten/kota yang betul-betul membutuhkan bantuan. "Namanya bantuan itu kan untuk penanganan perbaikan, jadi bantuan itu harus terukur sesuai dengan pentingnya bantuan bagi penerima manfaat pembangunan yakni masyarakat," ucapnya. Menurutnya, sangat wajar jika pemerintah provinsi mengalirkan bantuan keuangan besar untuk Pandeglang. Sebab, masih banyak sektor pembangunan yang harus dilaksanakan demi mewujudkan harapan masyarakat. "Pandeglang masih butuh pembangunan jalan, irigasi dan sektor pembangunan lainnya. Mudah-mudahan saja tahun ini bantuan keuangan bisa meningkat," tuturnya. (H-20)***

  • 24 Jan 2017 13:46 WIB

    Terkait Foto Salam Dua Jari Bersama Rano, Irna & Dimyati Bisa Dongkrak Suara

    PANDEGLANG, (KB).- Meski baru sekadar foto bersama, namun salam dua jari yang ditunjukkan Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan anggota DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah diyakini mampu mendongkrak

  • 24 Jan 2017 13:44 WIB

    Memulai Betonisasi Jalan

    MEMASUKI tahun 2017, Pemkab Pandeglang memulai betonisasi jalan mulai dari wilayah kota, tengah, hingga selatan. Untuk betonisasi jalan itu, sekitar 80 persen APBD Pandeglang tahun 2017 yang mencapai

  • 23 Jan 2017 16:14 WIB

    Menempati Rumah Bertopang Bambu

    Warga Kampung Bojongcanar RT 02/RW 01, Desa Dahu, Kecamatan Cikedal, Jumsiah, tinggal di rumah yang nyaris ambruk. Dengan bangunan yang hanya bertopang bambu dan bocor disana sini, Jumsiah dan

  • 23 Jan 2017 16:01 WIB

    Bersama Dimyati dan Rano Karno, Foto Irna Salam Dua Jari Beredar

    PANDEGLANG, (KB).- Foto Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan anggota DPR RI, Dimyati Natakusumah bersama calon Gubernur Banten, Rano Karno, beredar dan menjadi viral di media sosial (medsos). Dalam

  • 21 Jan 2017 15:52 WIB

    Pandeglang Butuh Perhatian Presiden

     PANDEGLANG, (KB).- Anggota DPR RI, Dimyati Natakusumah menyatakan, tahun 2017 Kabupaten Pandeglang sedang gencar melakukan percepatan pembangunan. Bahkan, saat ini empat mega proyek nasional sedang

  • 20 Jan 2017 15:26 WIB

    Penambahan Kuota Haji Belum Diterima

    PANDEGLANG, (KB).- Keputusan menteri agama tentang penambahan kuota haji 2017 mencapai 10.000 orang, hingga saat ini belum diterima oleh pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten

  • 20 Jan 2017 15:25 WIB

    Pembunuhan Umsanah Bermotif Sakit Hati

    PANDEGLANG, (KB).- Kasus pembunuhan terhadap korban Umsanah (50), warga Kampung Cicae, Desa Cipinang, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang terjadi Senin (16/1/2017) lalu diduga bermotif sakit

  • 18 Jan 2017 14:33 WIB

    16 SKPD Belum Selesaikan Laporkan Keuangan

    PANDEGLANG, (KB).- Sebanyak 16 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) belum menyelesaikan laporan keuangan tahun anggaran (TA) 2016. Padahal, keterlambatan pelaporan tersebut bisa menghambat penilaian

2. Ads 125 x 125