404 Page Not Found

The page you requested was not found.

Selama Hampir Dua Tahun, Dua Jembatan Dibiarkan Rusak

Lokasi saya : Kabar-banten.com / Lebak / Selama Hampir Dua Tahun, Dua Jembatan Dibiarkan Rusak

Selama Hampir Dua Tahun, Dua Jembatan Dibiarkan Rusak

27 Dec 2016 14:39 WIB
  • LEBAK, (KB).-

    Dua jembatan penghubung antarkabupaten di Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung hingga saat ini masih dibiarkan rusak. Meski rusaknya jembatan jalan nasional itu sudah berlangsung hampir dua tahun, namun pemerintah belum juga berupaya memperbaiki kondisi jembatan tersebut. ”Kondisi jembatan yang rusak sudah lama, hampir dua tahun. Sayangnya, sampai saat ini belum ada tanda-tanda diperbaiki,” kata salah seorang warga, Samsul, Senin (26/12/2016).

    Menurut dia, rusaknya jembatan diperparah dengan rusaknya kondisi infrastruktur jalan beton sepanjang 5 kilometer yang menjadi salah satu jalur mobilisasi truk tronton bermuatan pasir. Jembatan tersebut sudah beberapa kali diperbaiki. Namun, kondisi jembatan kembali rusak dan hingga saat ini belum lagi diperbaiki. ”Jika diguyur hujan, badan jembatan mirip seperti kubangan kerbau. Belum lagi, besi beton di badan jembatan sudah muncul ke permukaan, sehingga sangat membahayakan pengendara,” katanya. Aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (Ampel), Ade PK mengatakan, pemerintah daerah melalui aparatur terkait seharusnya bersikap tegas atas mobilisasi truk pasir yang tak beraturan di jalur tersebut. Terlebih banyak truk yang melanggar aturan lalu lintas angkutan jalan, salah satunya membiarkan bak dalam keadaan terbuka atau tidak ditutup.

    ”Padahal, jam operasional truk muatan pasir hanya diperbolehkan pada malam hari. Ini kenapa siang hari tetap beraktivitas. Saya menilai upaya penertiban yang dilakukan aparatur terkait hanya sebatas kamuplase. Buktinya saat ini stok faile maupun truk yang melanggar jam operasional masih tetap ada,” ujarnya. Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Lebak, Memet mengatakan, penanganan Jembatan Tutul Citeras bukan tanggung jawab provinsi, melainkan pemerintah pusat melalui Satker APBN. Meski begitu, pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar jembatan tersebut segera diperbaiki. ”Kita sudah koordinasi dengan pemerintah pusat. Mudah-mudahan tahun 2017 jembatan itu segera diperbaiki,” kata Memet. (H-38)***

2. Ads 125 x 125