Lokasi saya : Kabar-banten.com / Lebak / Refleksi Akhir Tahun, Aktivis Kritik Sejumlah Kebijakan

Refleksi Akhir Tahun, Aktivis Kritik Sejumlah Kebijakan

30 Dec 2016 17:07 WIB
  • LEBAK, (KB).-

    Sejumlah aktivis tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) menggelar aksi di depan kantor Pendopo Pemkab Lebak, Kamis (29/12/2016).  Dalam aksi refleksi akhir tahun tersebut, massa mengkritik sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat dan belum menyentuh pada kemaslahatan masyarakat. Aksi massa dilakukan sekitar pukul 11.00. Dengan membawa sejumlah atribut aksi, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain meminta pemerintah daerah menghapus 3 kartu unggulan, Kartu Lebak Pintar, Lebak Sejahtera, Lebak Sehat, yang merupakan program utama Pemkab Lebak.

    Massa juga meminta pemerintah tidak menganaktirikan desa dan menjadikan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musermbang) hanya sebatas seremonial. Selain itu, pemerintah juga harus segera membereskan persoalan kasus pembebasan lahan dan meningkatkan kinerja sesuai visi dan misi. Aksi massa di depan kantor pendopo mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Puas menyampaikan aspirasinya, massa kemudian membubarkan diri secara damai. "Tiga kartu unggulan yang digadang-gadang pemerintah, hingga saat ini hanya sebatas slogan. Karena, realitanya ke tiga kartu itu belum benar-benar menyentuh kepada masyarakat," kata koordinator Kumala, Imam Nurhakim.

    Menurutnya, hal yang belum tercapai oleh pemerintah daerah atas tiga kartu tersebut, salah satunya yaitu masih adanya kondisi infrastruktur jalan yang rusak. Juga soal kesehatan, masyarakat masih banyak yang kesulitan untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan. ”Program padat karya hanya dilakukan 2 tahun tidak berkesinambungan, padahal itu termasuk program unggulan. Hanya slogan saja, realitasnya memang program pemerintah belum menyentuh ke masyarakat," ucapnya. Selain itu, kata dia, masyarakat di beberapa kecamatan juga dihadapkan pada persoalan kasus pembebasan lahan yang tak kunjung terselesaikan oleh pemerintah. Bagaimana bisa meningkatkan pangan, jika lahan dan tanah garapan habis oleh investor yang tak bertanggung jawab. "Jangan hanya karena dalih menarik investor, sementara rakyat dikorbankan," ujarnya. Pihaknya juga menyayangkan sikap DPRD yang terkesan hanya sebatas menghabiskan anggaran miliaran rupiah untuk kunjungan kerja ke luar daerah. Apalagi, tidak ada hasil yang kongkret dari reses dan kunjungan kerja yang dilakukan tersebut. (H-38)***

  • 24 Jan 2017 13:49 WIB

    Dua Waralaba Diduga Bodong, Camat Ancam Lakukan Penutupan

    LEBAK, (KB).-Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak segera mengundang pengelola waralaba yang ada di wilayah tersebut. Data yang diperoleh di kantor tersebut, dari sebelas waralaba dua di antaranya belum

  • 24 Jan 2017 13:48 WIB

    Putra Daerah Harus Mampu Kelola SDA

    LEBAK, (KB).- Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya berharap putra daerah bisa berperan dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang ada di Kabupaten Lebak. Jangan sampai, SDA melimpah ini justru

  • 23 Jan 2017 16:11 WIB

    Terkait Tuntutan Nelayan, PT CG Klaim Realisasikan Janji

    LEBAK, (KB).- Produsen semen merah putih, PT Cemindo Gemilang (CG) mengklaim telah melaksanakan komitmennya terhadap para nelayan. Hal itu menanggapi adanya tudingan bahwa perusahaan tersebut

  • 23 Jan 2017 15:55 WIB

    Kecewa Jalan tak Diperbaiki, Warga & Mahasiswa Tanam Pohon Pisang

    LEBAK, (KB).- Sejumlah warga beserta aktivis Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) melakukan aksi tanam pohon pisang di ruas jalan Ir. Soetami KM 5 Rangkasbitung, tepatnya di Kampung Ciawi, Desa Nameng,

  • 21 Jan 2017 16:24 WIB

    Polemik Ketenagakerjaan di PT SLF, Disnaker Harap tak Ada PHK

    LEBAK, (KB).- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lebak menekankan agar pihak manajemen PT Saiji Lestafi Furniture (SLF) tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan di perusahaannya.

  • 20 Jan 2017 15:27 WIB

    Pergeseran Tanah, Paksa Warga Terus Berpindah

    Bencana pergesaran tanah dan menyebabkan rusaknya puluhan rumah di Kampung Curug Injuk, Desa Gunungsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak membuat warga khususnya korban yang rumahnya rusak berat

  • 20 Jan 2017 15:11 WIB

    Diresmikan Akhir Januari, Jembatan Bolang Rampung

    LEBAK, (KB).- Pihak Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten klaim telah merampungkan pembangunan Jembatan Bolang yang terletak di Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabuaten

  • 17 Jan 2017 09:11 WIB

    Selama Tiga Tahun, Murid Belajar di Ruang Kelas Bocor

    LEBAK, (KB).- Murid SDN 3 Ciakar, Kecamatan Gunung Kencana selalu dihinggapi rasa waswas ketika sedang melaksanakan kegiatan belajar di sekolah. Sebab, selama tiga tahun ini murid harus belajar

2. Ads 125 x 125