Lokasi saya : Kabar-banten.com / Halaman Utama / Ikut Aksi Damai Bela Islam III di Monas, Umat Islam Jalan Kaki

Ikut Aksi Damai Bela Islam III di Monas, Umat Islam Jalan Kaki

01 Dec 2016 15:13 WIB
  • SERANG, (KB).-

    Diperkirakan puluhan ribu umat Islam dari Banten akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti aksi super damai Bela Islam III di Monas, Jumat (2/12/2016). Sebagian mereka ada yang berangkat dengan berjalan kaki. Berdasarkan informasi yang dihimpun,umat Islam yang ke Jakarta terdiri atas berbagai elemen organisasi seperti FSI Banten, HMI Banten, KAMMI Banten, F-KUI Cilegon, SP3 Bangsa. Mereka berangkat dengan berjalan kaki (longmarch) dari Kota Serang pada Kamis (1/12/2016) pagi. ”Saudara ku muslimin/muslimah se-Banten, mari kobarkan semangat Bela Islam. Kami Muslim Banten siap akan jalan kaki menuju Jakarta. Start Kamis pukul 7.00 pagi dari Kota Serang,” kata yang tertulis pada undangan yang disebar melalui WhathsApp, Rabu (30/11).

    Sementara itu diperoleh keterangan, lebih dari sepuluh ribu warga dari berbagai Ormas di wilayah Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan), berangkat ke Jakarta. Dandim 0506/Tangerang Letkol. Inf. Achirudin pada apel Nusantara Bersatu Indonesia Kita Bersama, di Tangerang mengatakan, sekitar 11 ribu warga dan ormas se-Tangerang Raya, dijadwalkan akan berangkat menuju Jakarta, guna mengikuti aksi damai Bela Islam jilid III. Aksi demo itu guna mendesak penuntasan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Untuk Tangerang Raya informasi yang kami terima ada 11 ribu. Tapi dipastikan jumlah massa akan mengalami penurunan," ucap Achirudin.

    Penurunan tersebut diperkirakan mencapai 30 persen dari total yang ada, menyusul adanya acara istigasah yang digerakkan di tiap kecamatan di wilayah Tangerang Raya. "Pada 212 nanti, massa aksi diperkirakan akan menurun karena kita juga akan menggelar istigasah untuk mendoakan bangsa dan negara agar tetap utuh dan menjaga kesatuan persatuan NKRI," ujarnya. Pihaknya, kata Dandim, akan melakukan pengamanan bekerja sama dengan pihak kepolisian. "Untuk pengamanan akan kita lakukan, namun masih dikoordinasikan," tuturnya. Sebelummnya, HMI Cabang Serang tetap akan ikut serta dalam aksi Bela Islam III meskipun Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) melarang seluruh kader dan Pengurus HMI cabang di seluruh Indonesia terlibat dalam aksi super damai Bela Islam III. Ketua Umum HMI MPO Cabang Serang Suhendra mengatakan, pihaknya sangat menghargai adanya keputusan PB HMI tersebut sebagaimana surat edaran PB HMI yang diterima pengurus HMI MPO Cabang Serang, Selasa (29/11/2016).

    Namun pihaknya sudah bersepakat tetap akan terlibat dalam aksi tersebut. ”Saya beserta seluruh cabang yang ada di wilayah Jawa bagian barat, sudah bersepakat agar tetap terlibat dalam aksi tersebut, dikarenakan masalah ini adalah bagian dari masalah keumatan yang harus disikapi,” katanya. Menurutnya, kasus penistaan agama oleh Ahok itu sudah sangat menyinggung para umat Islam. Sebab, selama ini kasus tersebut sudah menjadi pembahasan para pengurus di internal. Selain itu, sebelumnya pun pihaknya sudah mengikuti aksi bela Islam pada 4 November 2016 di Jakarta lalu. ”Selain itu, kami juga terus mendorong agar permasalahan keumatan lainnya bisa segera tertangani oleh pihak yang berwajib,” tuturnya.

    Sementara itu, Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI Jawa Bagian Barat yang meliputi Provinsi Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat Irvan Saputra menuturkan, adanya surat edaran yang diterima pengurus HMI Cabang Serang tersebut sebetulnya masih dalam tahap kajian di internal PB HMI. PB HMI pun tidak melarang secara mutlak para kader dan pengurus cabang, akan tetapi lebih kepada mengimbau agar tetap berhati-hati. elain jalan kaki, diperkirakan sebanyak 150 unit bus akan membawa ribuan peserta aksi Bela Islam Jilid III asal Banten yang akan berangkat ke Jakarta pada 2 Desember 2016 mendatang.

    Ketua Forum Umat Islam Banten (FUIB) Banten Affan Ma'mun mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait persiapan pemberangkatan ribuan massa dari seluruh wilayah yang ada di Banten ke Monas, Jakarta. "Yang akan ikut banyak dari berbagai ormas, tidak hanya FPI saja, dari Rangkasbitung, Pandeglang, Serang, Cilegon, Tangerang akan berangkat ke Jakarta Kamis malam," ujar Mamun saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (29/11). Untuk massa dari wilayah Kabupaten Lebak, akan menggunakan moda transportasi kereta. Dari Pandeglang sebanyak 25 bus, Kabupaten/Kota Serang 50 bus, Cilegon 5 bus, dari Tangerang Raya 70 bus. "Berangkat dimasing-masing daerah, akan bertemu di Masjid Istiqlal," katanya seperti dilansir sindonews.com. Mamun menjelaskan, di Jakarta nanti, ribuan massa dari Banten bersama-sama dengan peserta aksi lainnya menuntut kepada pihak kepolisian untuk memproses hukum seadil-adilnya kepada tersangka kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

    "Kita akan kawal kasus sampai memenjarakan Ahok, tidak ada istilah isu dan opini-opini yang berkembang seperti makar, ini kan berangkat atas dasar hati nurani," tuturnya. Ia menegaskan, peserta aksi asal Banten berkomitmen akan menjaga keamanan, dan ketertiban selama berjalannya aksi. Apalagi aksi nanti bertepatan dengan bulan Maulud Nabi yang dirayakan dengan sukacita tanpa adanya aksi anarkis. "Sudah kita buat imbaunnya dan disebarkan kepada peserta aksi agar selama berjalannya aksi tidak perlu anarkis. Jika ada yang anarkis itu massa dari luar yang menyusup, tapi silakan tangkap dan adili jika ada," ucapnya. (H-46)***

  • 24 Jan 2017 13:42 WIB

    Hadapi Debat Publik Putaran II, Cagub-Cawagub Harus Lebih Siap

    TIM Pakar Debat Pilgub Banten menilai, terdapat dua hal yang memengaruhi jalannya debat publik, yakni moderator dan kandidat. Oleh karena itu, keduanya harus menguasai terhadap persoalan yang diajukan

  • 24 Jan 2017 13:37 WIB

    Mutasi Jadi Perhatian KPK

    SERANG, (KB).- Proses mutasi pejabat dalam rangka pengisian organisasi perangkat daerah (OPD) di Banten akan menjadi perhatian pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengarahan dan diskusi

  • 24 Jan 2017 13:28 WIB

    Jadwal Debat Calon Diundur

    SERANG, (KB).- Pelaksanaan debat publik putaran kedua yang rencananya diselenggarakan pada Rabu (25/1) dipastikan mundur pada waktu yang belum ditentukan. Debat terpaksa mundur, karena ketidaksiapan

  • 24 Jan 2017 13:25 WIB

    Layanan Masyarakat Berbasis Android, Aplikasi Banten Bersatu Diluncurkan

    Aplikasi Banten Bersatu resmi diluncurkan, Senin (23/1/2017) di Alun-alun Barat, Kota Serang. Aplikasi berbasis android ini digagas oleh Kapolda Banten Brigjen Pol. Listyo Sigit Prabowo ditujukan

  • 24 Jan 2017 13:24 WIB

    Rano: Infrastruktur Prioritas Pembangunan

    SERANG, (KB).- Warga Perumahan Puri Anggrek Serang berkeluh kesah mengenai kondisi jalan perumahan yang rusak. Warga mengaku lelah dengan kondisi jalan yang rusak parah. Kami berharap agar pemimpin

  • 24 Jan 2017 13:22 WIB

    Pemerkosa Buruh Pabrik Ditangkap

    SERANG, (KB).- Tak butuh waktu lama, petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang membekuk pelaku pemerkosaan disertai dengan penganiayaan berat terhadap buruh pabrik sepatu berinisial

  • 24 Jan 2017 12:48 WIB

    Warga Unyur Waswas, Segera Pasang Palang Pintu Rel KA!

    Warga Kelurahan Unyur, Kota Serang meminta agar pemerintah terkait segera memasang palang pintu di perlintasan kereta api (KA) di Jalan Tubagus Raya Kelurahan Unyur, Kota Serang. Alasannya,

  • 24 Jan 2017 12:47 WIB

    WH Turun ke Sawah, Andika Gagas Taman Kreatif

    SERANG, (KB).- Calon Gubernur-calon Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) melakukan kampanye di tempat berbeda untuk menyerap aspirasi. Kemarin, WH mengunjungi Desa Mekar

2. Ads 125 x 125