Rabu , Juni 28 2017 10:50 am
Home / PENDIDIKAN / Pada Sekolah Favorit, Sistem Zonasi PPDB tidak Terpusat
ppdb 2017 tangerang

Pada Sekolah Favorit, Sistem Zonasi PPDB tidak Terpusat

SERANG, (KB).- Penerapan sistem zonasi PPDB di tahun pelajaran 2017/2018 tidak akan terpusat hanya pada sekolah favorit. Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 3 Kota Serang, Sanyata Jaka Santoso. Ia mengatakan, sistem zonasi yang akan dilakukan dalam PPDB tahun ini memiliki kelemahan dan kelebihan. Untuk kelemahannya, jika sistemnya daring, maka rayon akan ada pengkotak-kotakan siswa dan siswa tidak memiliki kebebasan untuk memilih sekolah lain. Sementara kelebihannya, sekolah akan bisa mendapatkan siswa yang berkualitas secara merata.

“Artinya, siswa yang pandai di daerah Walantaka, maka dia akan mengembangkan dan menjadi favorit di daerahnya. Semua kualitas input siswanya akan beragam, tidak terpusat ke sekolah favorit,” katanya.
Menurut dia, kelebihan yang lain, yaitu sistem tersebut dapat memberdayakan atau membantu sekolah swasta untuk mendapatkan siswa secara merata. Hanya jika menggunakan sistem daring, maka harus ada aplikasi yang bisa mengakomodasi sistem rayonisasi. “Ketika ada siswa yang mendaftar dari luar kecamatan, maka aplikasi itu akan menyeleksi secara otomatis, tetapi kalau menggunakan manual tidak terlalu bermasalah. Tetapi, jika menggunakan daring mungkin agak sedikit kerepotan untuk membatasi siswa yang ada di luar rayon,” ujarnya.

sistem zonasi PPDB masih dalam pembahasan

Selain itu, ia menuturkan, penerapan sistem zonasi PPDB juga agar menghindari praktik-praktik orangtua atau pihak tertentu yang memaksakan anaknya masuk di sekolah-sekolah yang dianggap favorit di kota tersebut.  “Pada prinsipnya baik untuk pemerataan siswa dan pengembangan wilayah. Saya setuju dengan sistem ini, karena mungkin di beberapa daerah menjadi lebih bagus kualitas sekolahnya kalau dia mendapatkan bibit unggul di sekolahnya,” ucapnya.

Sementara, Wakasek SMAN 5 Kota Serang, Djoko Poernomo mengatakan, hingga saat ini sistem zonasi PPDB masih dalam pembahasan. “Sebenarnya sistem ini sudah dilaksanakan di Jawa Timur sejak 2010,” tuturnya. Ia menuturkan, untuk PPDB tahun ajaran 2017/2018 masih dalam pembahasan bersama pihak Dinas pendidikan (Disdik) Provinsi Banten dan pihak sekolah. “Saya mendukung keputusan dan peraturan yang diputuskan, selama itu bisa berjalan dengan baik,” katanya. (H-49)***

 

Sekilas Info

Kaji Ulang Full Day School

PANDEGLANG, (KB).- Rencana pemerintah pusat memberlakukan full day school atau sekolah delapan jam menuai kritikan dari …