Rabu , Juni 28 2017 10:43 am
Home / SEPUTAR BANTEN / SERANG / Silpa APBD Kabupaten Serang 2016 Rp 360 M

Silpa APBD Kabupaten Serang 2016 Rp 360 M

SERANG, (KB).- Sisa Lebih Penghitungan Anggaran (Silpa) APBD Kabupaten Serang tahun 2016 sebesar Rp.360,871 miliar per 31 Desember 2016. Silpa tersebut merupakan saldo kas, yang terdapat dibeberapa rekening. Hal itu dikatakan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam sidang paripurna penyampaian 3 (tiga) macam raperda yang berasal dari DPRD dan 2 (dua) macam raperda yang berasal dari Bupati Serang yang diantaranya Raperda LKPj APBD 2016, Jumat (16/6/2017).

“Jumlah Silpa dalam APBD 2016 mencapai Rp 360 miliar, dan saldo tersebut diantaranya ada dalam rekening kas daerah sebesar Rp.331,926 miliar, rekening kas di bendahara BLUD (RSUD) sebesar Rp.18,841 miliar, rekening kas di bendahara jaminan kesehatan nasional (Dinkes) sebesar Rp.10,103 miliar, kas di bendahara pengeluaran sebesar Rp .65,966 miliar,”katanya.

Menurutnya, terkait dengan laporan neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, catatan laporan keuangan dan laporan keuangan berupa ikhtisar laporan keuangan BUMD terdapat dalam lampiran dokumen yang akan di serahkan kepada DPRD Kabupaten Serang.  “Proses penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2016, kami sudah mengupayakan secara maksimal untuk dapat memenuhi prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagaimana kita harapkan bersama. Oleh karena itu, kita berharap sekali lagi mudah-mudahan opini wtp yang kita raih di tahun ini juga dapat dipertahankan di tahun-tahun berikutnya,”ujarnya.

Disinggung mengenai direvisinya RPJMD 2016-2021, Tatu menjawab hal itu seiring dengan berubahnya penataan organisasi perangkat daerah yang secara otomatis,dapat merubah juga RPJMD.
“Perubahan yang dilakukan dalam RPJMD Kabupaten Serang tahun 2016-2017 mencakup penataan sasaran, indikator sasaran dan program prioritas RPJMD yang dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah kabupaten serang sesuai dengan Perda Nomor 11 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah Kabupaten Serang yang dituangkan dalam sebuah dokumen RPJMD Kab.Serang tahun 2016-2021.

Namun demikian sebagai bahan atau materi dalam rangka penyempurnaan dokumen tersebut, perlu adanya saran dan masukan yang bersifat konstruktif dari para anggota DPRDdan masyarakat. Dengan demikian, dokumen RPJMD yang kita buat menjadi berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan yang pada gilirannya akan membawa dampak positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Serang,”tuturnya.

Selain Silpa, kata Tatu laporan realisasi APBD tahun anggaran 2016, sesuai hasil audit BPK RI, menggambarkan realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan . Untuk realisasi pendapatan sebesar Rp.2,468 triliun atau 100,31% dari anggaran pendapatan sebesar Rp.2,460 triliun. “Realisasi belanja sebesar Rp.2,543 triliun atau 87,80% dari anggaran belanja sebesar Rp.2,896 triliun.

Dari realisasi pendapatan sebesar Rp.2,468 triliun, dan realisasi belanja sebesar Rp.2,543 triliun terdapat defisit sebesar Rp.75,539 miliar.Sementara itu, realisasi pembiayaan pada tahun anggaran 2016, adalah realisasi penerimaan pembiayaan sebesar Rp.445,811 miliar dari anggaran Rp.445,811 miliar atau 100%, dan realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.9,4 miliar dari anggaran Rp.9,4 miliar atau 100%, sehingga realisasi pembiayaan neto adalah sebesar Rp.436,411 milyar.,”ungkapnya. (H-45)***

Sekilas Info

pilkada kota serang 2018

Pilkada Kota Serang 2018: Subadri Tetap Maju, Golkar Pastikan Usung Vera

SERANG, (KB).- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Serang menetapkan Vera Nurlaila Jaman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *