Rabu, 20 September 2017

Sempat Vakum 2 Tahun, ”Showroom” Gerabah Dibuka Kembali

SERANG, (KB).- Showroom gerabah yang ada di Desa Citereup, Kecamatan Ciruas, kini mulai dibuka untuk menjual berbagai hasil kerajinan. Selama ini, tempat yang digadang-gadang akan menjadi pusat jual beli gerabah tersebut sempat vakum selama 2 tahun, karena sepi pengunjung. Pengelola Showroom Gerabah, Tati Hernawati mengatakan, bangunan tersebut telah digunakan untuk berjualan sejak Senin (28/8/2017). Banyak barang dagangan yang diperjualbelikan di showroom tersebut.

“Banyak yang nitip dari UMKM, ada oleh-oleh, kerupuk, batik, jadi enggak cuma gerabah. Dibukanya Senin (28/8/2017) kemarin sebelum Iduladha,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di lokasi, Senin (4/9/2017). Untuk sementara, showroom tersebut tidak hanya menjual gerabah. Akan tetapi, berbagai barang dagangan hasil UMKM bisa dijual di sana. Sebab, menurut dia, yang terpenting bagaimana caranya, agar tempat tersebut bisa ramai pengunjung.

Setelah itu, baru difokuskan untuk menjual gerabah. “Ada makanan juga, jadi orang-orang sekitar bisa mampir juga ke sini kalau lapar. Yang penting mah ramai dulu,” ujarnya. Selama ini, tempat yang dibangun untuk jual beli gerabah tersebut sempat vakum selama 2 tahun. Mati surinya tempat tersebut, karena sedikitnya pengunjung yang datang ke lokasi. “Mungkin dulu kurang sabar, tapi katanya sempat buka juga, cuma sepi,” ucapnya.

Wanita yang juga menjabat sebagai Bendahara 2 Forum UMKM Kabupaten Serang menuturkan, di Ciruas ada sekitar 60 UMKM. Semua UMKM tersebut masih aktif dan dalam pembinaan pihak Diskoperindag Kabupaten Serang. Berbagai jenis produk dihasilkan UMKM tersebut, mulai dari oleh-oleh, gerabah, makanan hingga asesoris. “Itu jadi potensi dan selama buka yang beli juga bukan hanya dari Serang, tapi ada dari Cilegon, Kuningan, bahkan Jakarta. Ini juga gerabahnya mah sudah habis,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan showroom gerabah tersebut bisa menjadi pusat oleh-oleh khas Serang. Selain itu, dia juga bercita-cita produk UMKM yang terkumpul tersebut bisa menyuplai ke tiap OPD yang ada di Kabupaten Serang. “Mau nyuplai ke dinas rencananya mah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang, Abdul Wahid mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan forum UMKM untuk mengelola showroom gerabah tersebut. Tujuannya, agar bisa menarik minat para konsumen terlebih dahulu. “Agar bisa terpakai,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan pengembangan untuk bangunan showroom gerabah tersebut, seperti menambah etalase untuk tempat produk, agar lebih menarik. Pihaknya juga akan terus mempromosikan keberadaan showroom tersebut. “Kalau hanya gerabah saja susah aktifnya. Makanya, kami dorong forum UMKM untuk ikut andil,” ucapnya. (H-48)***


Sekilas Info

IM3 Ooredoo Gelar Workshop Digital Personal Branding

JAKARTA, (KB).- Indosat Ooredoo melalui Brand IM3 Ooredoo menyelenggarakan Workshop Digital Personal Branding, dengan tema Digital  Transformation, You Need To Know, Be Inspired dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *