Selasa, 17 Oktober 2017

Salah Berbahasa Picu Konflik

PENGGUNAAN bahasa yang tidak tepat dapat memicu konflik. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk memilih dialek, memilih ragam, dan tutur sesuai pada tempat dan lawan bicara. “Ada satu kondisi masyarakat mampu menggunakan dua bahasa yang digunakan. Bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa daerah yang digunakan satu per satu, dan digunakan secara bergantian.

Kalau sampai salah memilih bahasa bisa terjadi konflik,” kata Dosen Linguistik dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Mahmud Fasya dalam acara Seminar Nasional memperingati Bulan Bahasa, di Auditorium Untirta, Kota Serang, Rabu (11/10/2017). Seminar tersebut dihadiri mahasiswa dan masyarakat umum untuk menumbuhkan rasa kecintaan mereka terhadap bahasa Indonesia.

Ia menuturkan, Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahasa daerahnya. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.
Ia menuturkan, hidup dalam keterbukaan teknologi dan informasi harus disebarkan melalui guru dan siswa untuk mengampanyekan bahasa Indonesia.

“Kalau bukan kami untuk mengampanyekan bahasa Indoensia siapa lagi, bahasa akan punah jika penuturnya mati, bahasa Indonesia untuk tetap dipergunakan dan banggalah mempergunakan bahasa Indonesia,” ujarnya. Ia berharap, dengan Bulan Bahasa ini semua kalangan mulai dari SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan masyarakat umum dapat menghargai bahasa Indonesia.

Di kondisi sekarang orang banyak memiliki kemampuan bilingual, bisa menguasai bahasa asing dan bahasa Indonesia atau bahasa Indonesia dengan bahasa daerah atau bahasa asing dan bahasa daerah.
“Ada banyak ragam dan variasi bahasa, ada hak hidup. Jangan ada tumpang tindih dalam menggunakan bahasa, karena bahasa sudah memiliki fungsinya masing-masing,” tuturnya. (DE)***


Sekilas Info

Jadi ”Guru Dadakan”, Wagub Banten Bagi-bagi Hadiah

Sebanyak 113 murid SD Citra Berkat, Citra Raya, Kabupaten Tangerang berkesempatan bertatap muka dengan Wakil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *