Selasa, 17 Oktober 2017

Rumah Sakit Abaikan Pasien Kena Sanksi

SERANG, (KB).- Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten akan memberikan sanksi tegas kepada manajemen Rumah Sakit (RS) swasta maupun milik pemerintah yang mengabaikan atau tidak memberikan pelayanan yang baik kepada pasien. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang RS dan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Kepala Dinkes Banten, Sigit Wardojo mengatakan, sanksi yang diberikan dapat berupa teguran lisan, tulisan sampai pencabutan izin. Semuanya bergantung tingkat kesalahan yang dilakukan. “Pada 2016 lalu kami juga sudah mengeluarkan teguran kepada manajemen RS yang dinilai kurang kooperatif terhadap pasien. Pihak RS tersebut, kemudian meminta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi pada masa yang akan datang,” katanya, kemarin.

Ia mengatakan, sanksi diberikan setiap ada keluhan dari pasien. Namun, terhadap keluhan tersebut , pihaknya akan terlebih dahulu membentuk tim investigasi untuk menelaah pokok keluhan dari pasien. Selanjutnya, dari tim tersebut akan keluar pokok-pokok rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. “Sesuai dengan instruksi pak gubernur (Wahidin Halim), semua warga Banten tidak boleh ada yang tak terlayani ketika mereka berobat ke RS, lebih-lebih mereka yang kurang mampu,” ujarnya.

Untuk laporan keluhan, masyarakat dapat langsung mendatangi Kantor Dinkes Banten yang berlokasi di KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang. Selain itu, juga bisa menghubungi layanan pelanggan di RS yang bersangkutan. “Tidak semua laporan akan kami tindak lanjuti, karena mungkin ada juga laporan yang tidak berkaitan dengan pelayanan,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPRD Banten, Fitron Nur Ikhsan mengapresiasi langkah pihak Dinkes Banten tersebut. Sanksi hendaknya diberikan tanpa tebang pilih. “Kami berharap, janji itu tidak hanya isapan jempol semata,” tuturnya. Sebelumnya, saat mengumpulkan seluruh manajemen rumah sakit di Rumah Sakit Siloam, Tangerang, Selasa (10/10/2017), Gubernur Banten, Wahidin Halim meminta kepada seluruh manajemen RS se-Banten untuk memberikan pelayanan baik kepada pasien, tanpa terkecuali. “Kalau ada orang Banten sakit segera fasilitasi, jangan ditolak. Saya akan mati-matian bela warga saya,” katanya.

Pelayanan kesehatan masyarakat menjadi hal yang mutlak harus diberikan. Pelayanan tersebut, dilakukan untuk memenuhi hak dasar kesehatan bagi masyarakat Banten yang masih dirasa kurang.
“Pemerintah merasa berkepentingan membangun kemitraan dengan rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi rakyat,” ujarnya. (SN)***


Sekilas Info

Sungai Cibanten Jadi Lautan Sampah

SERANG, (KB).- Sungai Cibanten di Kampung Kroya, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang menjadi lautan sampah. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *