Sabtu, 18 November 2017

Ritual Nadran, Nelayan Lebih Memilih Jualan

Perayaan pesta laut atau yang lebih dikenal dengan sebutan ritual Nadran yang dilakukan nelayan di pesisir Pelabuhan Karangantu tahun ini, tampak sepi. Beberapa nelayan lebih memilih jualan makan dan minuman dibandingkan ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Sekitar pukul 08.00 WIB, beberapa perahu nelayan telah bersiap untuk merayakan ritual tersebut. Perahu-perahu yang telah berada di permukaan sungai menuju laut dihiasi berbagai ornamen beragam, seperti umbul-umbul, spanduk, dan buah-buahan.

“Tahun ini, cuma sedikit yang ikut Nadran. Makanya, saya lebih baik jualan bersama istri. Kalau tahun-tahun sebelumnya sih ikut terus, baru tahun ini aja,” kata salah seorang nelayan, Rajay kepada Kabar Banten saat ditemui pada acara Festival Pesisir di PPN Karangantu, Kota Serang, Jumat (3/11/2017).

Menurut dia, tahun lalu sekitar ribuan nelayan ikut turun dalam merayakan ritual Nadran sebagai ritual untuk mensyukuri hasil laut dan sekaligus momen untuk meminta tambahan limpahan hasil laut. Sementara, untuk tahun ini hanya sekitar 50 persen nelayan yang turut serta.

“Sekarang hasil lautnya lagi sedikit, jadi gak ada uang buat ikut pesta laut. Belum lagi waktunya yang diumumkan panitia dari Dinas Pariwisata Kota Serang mendadak. Kalau dari jauh hari kan bisa siap-siap dulu,” ujarnya.

Ia menuturkan, satu kapal minimal Rp 2 jutaan untuk persembahan sesajen makanan dan lainnya. Sementara, nelayan baru mengetahui akan ada Nadran 10 hari sebelum pelaksanaan. “Biasanya 3 bulan sebelum pelaksanaan itu sudah diumumkan panitia,” ucapnya.

Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman mengatakan, kegiatan Festival Masyarakat Pesisir di tahun ini melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang untuk meningkatkan pariwisata yang ada di wilayah Kota Serang. “Kami memiliki beberapa destinasi wisata di Kota Serang, di antaranya di Kasemen ini ada destinasi religi Banten Lama dan pantainya,” tuturnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak warga masyarakat untuk lebih memberikan masukan dan arahan terkait pentingnya pariwisata di Kota Serang. Selain itu, Festival Masyarakat Pesisir juga mendorong masyarakat untuk lebih berpartisipasi, agar lebih memiliki rasa kepedulian terhadap pariwisata di daerahnya.

Ia mengimbau masyarakat, agar terus menjaga dan memilihara untuk bisa dapat meningkatkan kreativitas masyarakat untuk meningkatkan perekonomiannya. Di wilayah tersebut juga berdekatan dengan beberapa pulau yang setiap harinya dikunjungi. (Tresna Mulyana)***


Sekilas Info

Uang Rp 60 Juta Milik Panwaslu Digondol Maling

SERANG, (KB).- Kasus pencurian dengan modus pecah kaca terjadi di depan kantor Panwaslu Kabupaten Serang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *