Minggu , Mei 28 2017 9:46 am
Home / PENDIDIKAN / Tidak direspon Pemprov, Komite SMAN 1 Padarincang Minta Bantuan Pusat

Tidak direspon Pemprov, Komite SMAN 1 Padarincang Minta Bantuan Pusat

SERANG, (KB).- Ketua Komite SMAN 1 Padarincang, Damami Mukhriji meminta pemerintah pusat agar secepatnya merenovasi sekolah yang ambruk tertimpa pohon tersebut. Pihaknya melakukan hal itu, karena permintaan renovasi tidak ada tanggapan dari pemerintah provinsi.

“Setelah tidak ada tanggapan dari Provinsi, maka kami meminta bantuan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional agar melakukan renovasi sekolah yang telah roboh tersebut,”kata Damami kepada sejumlah awak media, (16/5/2017).

Ia mengaku, sampai saat ini belum tahu alasan kenapa Pemprov Banten belum juga melakukan perbaikan pada sekolah yang roboh tertimpa pohon tersebut. Bahkan saat ujian nasional para siswa tersebut belajar dengan alakadarnya. “Bulan April lalu, mereka mengadakan ujian nasional (UN),dan  sampai saat ini sekolah tersebut belum diperbaiki, padahal ini adalah kewenangan dari pemprov, jadi harus segera di lakukan,”ujarnya.

Kondisi tersebut, ucap Damami jangan sampai dibiarkan, apalagi bicara di publik segera diperbaiki,tapi sampai sekarang tidak ada kegiatan sama sekali. Padahal bisa saja menggunakan dana tak terduga, karena itu bagian dari bencana. “Miris melihatnya, padahal ada dana tak terduga,karena kami melihat itu bagian dari bencana. Dalam waktu dekat, kami akan mendatangi Kemendiknas untuk meminta bantuan guna merenovasi sekolah tersebut yang tertimpa beberapa waktu lalu,”tuturnya.

Sementara itu, anggota Komisi II sekaligus Ketua Fraksi PPP H.Ubaidillah mengatakan, peralihan kewenangan sekolah menengah atas (SMA) dari kab/kota ke provinsi harus didasari dengan kesiapan SDM. “Ini sebetulnya adalah kesiapan dari pemprov sendiri dalam peralihan kewenangan SMA walaupun itu dari pusat, karena dengan kejadian begini (sekolah roboh) harus menunggu lama, bahkan sampai saat ini belum diperbaiki,”ucap Ubaidillah.

Komisi II, kata dia sudah memberikan surat rekomendasi kepada Pemprov Banten, agar segera melakukan penanganan dan tindakan untuk melakukan renovasi tersebut. “Kami sudah memberikan surat rekomendasi yang diteruskan kepada pemprov Banten agar secepatnya sekolah tersebut direnovasi. Kasihan siswa dan siswinya yang belajar tidak dikelas, apalagi kalau belajar di Mushola,”kata Ubaidillah.

Terpisah Kepala Sekolah SMAN 1 Padarincang Kartono mengatakan, untuk pelaporan dan teknis lainnya sudah dilakukan, bahkan pihak pemprov juga sudah melihat. ‘Sudah kami laporkan berikut data dan dokumennya,namun sampai dengan saat ini belum ada tindak lanjut dari Dindikbud Provinsi. kami berharap secepatnya ada tindak lanjut, kasihan anak-anak yang ingin belajar di kelasnya,”ungkapnya.

Diketahui, Sebuah pohon besar berjenis beringin tiba-tiba ambruk dan menimpa sekolah SMAN 1 Padarincang, Desa Citasuk, Kec.Padarincang, Senin (16/1/2017), beruntung tidak ada korban jiwa. Ambruknya pohon tersebut merusak 3 lokal bangunan kelas. Sampai saat ini anak-anak tersebut belajar di ruangan mushola dan Lab.IPA. (H-45)***

 

Sekilas Info

perda ramadhan kabupaten serang

Pelanggar Perda Pekat Terancam Tiga Bulan Penjara

SERANG, (KB).- Pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pencegahan, Penanggulangan, dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *