Sabtu, 18 November 2017

Rencana Penerapan Tunjangan Kinerja Dikaji

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang masih melakukan kajian terkait rencana penerapan tunjangan kinerja (tukin) pengganti tunjangan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN). Kajian tersebut, di antaranya terkait kesiapan ASN dan sistem yang akan digunakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Agus Erwana mengatakan, rencana penerapan tukin di Kabupaten Serang memang pernah disampaikan pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Akan tetapi, pemkab masih mengkaji terlebih dahulu terkait rencana tersebut. “Kami kaji dulu lah kesiapan semuanya, jadi ya sekarang masih dikaji untuk penerapannya,” katanya, Ahad (22/10/2017).

Menurut dia, sistem TPP maupun tukin semuanya bagus. Hanya, untuk penerapan tukin harus dipertimbangkan terkait beberapa hal. “Ya yang harus kami pertimbangkan kan begini. Jangan sampai, kami menggunakan satu sistem, tapi aparatur belum semua siap,” ujarnya. Ia mencontohkan, tukin tersebut, bahwa harus melaporkan setiap hari perkembangan kegiatan, termasuk oleh staf. “Nah kalau sekarang penugasan wewenang saja belum merata, gimana nanti. Apakah staf itu bisa bekerja dan membiasakan membuat laporan setiap hari,” ucapnya.

Ia menuturkan, penerapan tukin harus benar-benar dipersiapkan segala sesuatunya, dalam hal tersebut bukan hanya sistemnya. Akan tetapi, juga personelnya harus sudah siap menerima hal tersebut. Pemkab, tutur dia, juga harus terlebih dahulu membuat tugas pokok dari mulai staf, kasie/ kasubid, kabag atau kabid, sekretaris sampai ke kadis-nya. “Seperti apa jenjang kinerjanya, terukurnya seperti apa. ASN juga harus melaporkan hasil kerjanya, umpamanya staf begitu akhir kerja dia sore, dia harus membuat satu laporan hari itu juga,” katanya.

Sebetulnya, menurut dia, sistem tukin juga bagus, tetapi belum tentu saat diterapkan bisa mencapai target yang lebih tinggi. “Itu kan baru pembelajaran-pembelajaran, tapi sebetulnya bagus-bagus saja. Pada prinsipnya, kami juga ingin mencapai penerapan tukin, tapi mungkin bertahap, provinsi juga kan belum pakai sepenuhnya,” ujarnya. (Yomanti)***


Sekilas Info

Uang Rp 60 Juta Milik Panwaslu Digondol Maling

SERANG, (KB).- Kasus pencurian dengan modus pecah kaca terjadi di depan kantor Panwaslu Kabupaten Serang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *