Selasa, 12 Desember 2017

Ratusan Warga Bersihkan Sampah Wisata

PANDEGLANG, (KB).- Warga Carita menggelar kegiatan bersih-bersih pantai di objek wisata Karangsari, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (6/12/2017). Kegiatan tersebut selain untuk mempercantik dan memperindah kawasan wisata juga untuk menjaga dan melestarikan biota laut.

Direktur pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan laut KLHK RI, Heni Agustina mengatakan, kondisi sampah yang mencemari lingkungan terutama di laut, bisa berdampak terhadap ancaman perkembangan biota ekosistem yang ada di laut. Sebab, akibat pencemaran itu akan menghambat perkembangan ekosistem laut. Oleh sebab itu, kegiatan bersih-bersih lingkungan pesisir pantai yang dilakukan oleh warga Carita, harus perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Heni, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara kepulauan. Di antaranya sekitar 70 persen bagiannya adalah laut yang menyimpan kekayaan sumber daya alam hayati dan non hayati yang berlimpah ruah. Namun sayangnya, di beberapa tempat, baik laut maupun pantai kondisinya memprihatinkan.

Maka dari itu, jika dibiarkan maka berbagai jasa ekosistem pesisir dan laut akan terus menurun. “Sampah itu menjadi ancaman bagi ekosistem laut. Sampah juga bisa menurunkan kualitas perairan yang nantinya berujung pada status lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” kata Heni.

Acara tersebut melibatkan KLHK RI tersebut, mulai dari BLHD Pemprov Banten, BLHD Pandeglang, Indoneaia Power (IP) PLTU 2 Labuan, Muspika Carita, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lemaga lainnya. Kegiatan tersebut menghasilkan sampah baik organik maupun non organik sebanyak 304 kilogram. Pantauan di lapangan, dalam kegiatan bersih-bersih pantai tersebut, diikuti oleh sebanyak kurang lebih 500 peserta, baik dari kalangan masyarakat sekitar maupun pelajar.

Menurut Heni, pencemaran sampah di lingkungan laut, terutama sampah plastik menjadi masalah serius yang harus segera diatasi. Agar kelestarian lingkungan laut tetap terjaga, sehingga perkembangan ekosistem dan biota laut tidak terganggu. Menurutnya, banyaknya sampah di pesisir dan laut, juga diakibatkan masih minimnya kesadaran masyarakat. Karena saat ini, masih banyak sampah yang dibuang ke laut dan pesisir tersebut. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya untuk menjaga dan membersihkan lingkungan laut tersebut.

Di tempat yang sama, Kepala BLHD Pandeglang, Anwari Husnira mengatakan, kondisi pesisir dan laut yang masih banyak dipenuhi sampah, salah satu penyebabnya masih rendahnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, yaitu lebih aktif lagi dalam menyosialisasikan tentang kesadaran masyarakat. “Selain itu, upaya yang dilakukan yaitu membentuk petugas kebersihan yang akan disebar di tiap kecamatan. Tujuannya selain melakukan kegiatan kebersihan, juga sebagai motivator bagi masyarakat,” ucapnya. (IF)***


Sekilas Info

Pengembang Keluhkan PKL Sub Terminal

Direktur PT Taman Sari Raya selaku pengembang Pasar Menes, Usman, mengeluhkan pedagang kaki lima (PKL) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *