Jumat, 24 November 2017

Pungli ala Desa Pamumbulan: Oknum Pemdes Pungut Kompensasi

LEBAK, (KB).- Sejumlah oknum di Pemerintahan desa (Pemdes) Pamubulan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, lakukan pungutan tanpa peraturan yang jelas kepada pengusaha angkutan trucking di antaranya CV Indo Bangun Jaya Abadi (IBJA). Permintaan dana sebesar Rp 2.000 per ton ini dengan dalih di antaranya untuk kompensasi kepada warga terdampak dan pengadaan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Menurut informasi, pungutan dana kompensasi kepada pengusaha angkutan diinisiasi oleh pertemuan yang dihadiri sejumlah pengusaha transportasi dari lokasi quary 2 ke quary 1 sesuai kesepakatan yang ditayangkan dalam berita acara musyawarah yang diikuti Kades Pamubulan, LPM dan sejumlah anggota BPD disepakati setiap perusahaan harus mengeluarkan dana kompensasi dengan besaran Rp 2.000 per ton.

Berita acara kesepakatan itu kemudian ditindaklanjuti oleh Kades Pamubulan, Juhani, dengan melayangkan surat undangan ber no:005/V/2017 yang ditandatangani oleh Kades Pamubulan, Juhani, kepada sejumlah pengusaha angkutan, pihak PT Cemindo Gemilang, Rabu (17/5/2017) tanpa pemberitahuan maupun undangan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FKPK) Bayah.

”Pungutan dana kompensasi kepada para pengusaha trucking tanpa aturan yang jelas, paling tidak pihak desa harus mengacu pada perdes bukan berdasar pada hasil musyawarah sebab khawatir dana kompensasi yang dibebankan masuk kategori pungutan liar (pungli),” ujar salah seorang warga.

Selain itu, lanjutnya, pungutan dengan dalih dana kompensasi terhadap pengusaha angkutan dengan tanpa dasar hukum yang jelas itu penggunaannya pun tidak jelas. Sementara itu, hingga berita ini dikirimkan belum bisa mendapatkan konfirmasi dari Kades Pamubulan, Juhani. SMS permohonan terkait pertemuan dan permintaan dana kompensasi pun belum juga direspons. (H-34)***


Sekilas Info

Waspadai Bahaya Pestisida

LEBAK, (KB).- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bahaya pestisida dalam bahan pangan. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *