Selasa, 12 Desember 2017

Proyek Lanjutan JLU dan Pelebaran Jalan, PUTR Diguyur Rp 420 Miliar

CILEGON, (KB).- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon di 2018 akan diguyur anggaran Rp 420 miliar. Ratusan miliar anggaran ini untuk melanjutkan proyek Jalan Lingkar Utara (JLU), serta kegiatan pelebaran jalan di empat titik Kota Cilegon. Kepala Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cilegon Isro Miraj mengatakan, dari Rp 420 miliar yang digelontorkan Pemerintah Kota Cilegon, Rp 350 miliar khusus untuk proyek pembangunan JLU. Sementara Rp 70 miliar dialokasikan untuk pelebaran jalan.

“Untuk JLU secara prinsip hanya melanjutkan program yang tertunda. Artinya, di 2018 nanti anggaran tersebut akan terserap. Sementara akan ada kegiatan pelebaran jalan di sejumlah titik, itu anggarannya Rp 70 miliar,” katanya. Menurut dia, anggaran pembangunan infrastruktur jalan disetujui untuk mendukung peningkatan taraf ekonomi masyarakat Cilegon. Sebab, upaya peningkatan ekonomi rakyat sangat bergantung kepada sejumlah faktor, di antaranya kualitas infrastruktur jalan.  “Kami sangat mendukung pembangunan infrastruktur jalan. Karena hal ini langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Terkait hal itu, Kepala Dinas PUTR Cilegon Nana Sulaksana mengatakan, jalan yang akan dilebarkan yakni Ketileng-Cikerut, Temu Putih, Bulakan, serta Panggungrawi. Namun menurut Nana, baik untuk agenda pembangunan JLU dan pelebaran jalan, tidak akan sampai pada kegiatan fisik.  “Untuk kegiatan pelebaran, tidak akan sampai pada pembuatan jalannya. Hanya pelebaran dan juga pengerasan. Begitu juga pada proyek JLU, hanya pembelian lahan, pembuatan jalan serta pengerasan jalan,” tuturnya.

Dibandingkan pembangunan JLU, menurut Nana, tantangan terbesar di 2018 nanti adalah proyek pelebaran jalan di Temu Putih. Persoalannya, pelebaran jalan di wilayah itu akan melewati persimpangan kereta api.  “Kami prediksi kasus pelebaran jalan di Tegal Cabe akan terjadi di pelebaran Temu Putih. Sebab kami akan bersinggungan kembali dengan PT KAI. Tahu sendiri kalau PT KAI sulit diajak koordinasi. Paling untuk wilayah dekat rel kereta api, akan diloncat dulu. Kami prioritaskan yang jelas-jelas saja,” ucap Nana. (AH)***


Sekilas Info

Rp 4 M untuk ”Command Center”

CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon berencana membangun “Cilegon Command Center” di lantai dasar Kantor Sekretariat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *