Selasa, 12 Desember 2017
Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, menunjukan barang bukti saat Press Release saat ekpose kasus setelah menangkap dua orang tersangka pengedar narkoba golongan 1 jenis sabudi Mapolres Lebak, Kamis (16/11/2017).*

Polisi Bekuk Dua Pengedar Narkoba

LEBAK, (KB).- Anggota Kepolisian Sat Narkoba Polres Lebak menangkap dua orang tersangka pengedar narkoba golongan 1 jenis sabu, yaitu inisial ES (38) warga Kampung Guradog, Rt 06/01, Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak dan HPY (23) warga Kampung Cigeulis, Rt 06/01, desa Sukasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Penangkapan kepada kedua tersangka tersebut berawal ketika anggota Sat Narkoba Polres Lebak pada hari Jumat (10/10/2017) sekira jam 22.30 di pinggir Jalan Raya Cipanas tepatnya di Kampung Gunung Tiris, Desa Jami Demang, Kecamatan Cipanas menangkap laki-laki berinisial ES. Kemudian saat penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik bening berisi Kristal putih yang di duga narkotika golongan 1 jenis sabu, dan mengamankan satu buah handphone merk Nokia.

“Awalnya petugas Sat Narkoba Polres Lebak menangkap ES yang berada di pinggir jalan raya Cipanas. Dari tangan tersangka, petugas menemukan satu paket plastik bening berisi kristal putih yang di duga Sabu,” kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, kepada wartawan ketika menggelar ekspose di Mapolres Lebak, Kamis (16/11/2017).

Dari keterangan tersangka ES, akhirnya petugas melakukan pengembangan dan kemudian menangkap tersangka HPY. Dari tangan HPY, polisi menemukan barang bukti berupa tiga belas paket/bungkus plastik bening berisikan Kristal putih yang di duga sabu, kemudian HPY pun di gelandang ke Mapolres Lebak.

Dari tangan keduanya, petugas mengumpulkan barang buktu berupa empat belas paket plastik bening berisikan Kristal putih yang di duga sabu, dua Handphne merk Nokia dan uang sebesar Rp350 ribu. Kepada petugas keduanya mengakui jika barang tersebut miliknya dan akan diedarkan di wilayah Rangkasbitung dan sekitarnya.

HPY, salah seorang tersangka kepada wartawan mengaku jika sabu tersebut ia jual di Rangkasbitung dan sekitarnya, kemudian barang haram tersebut ia jual dengan harga Rp 250/paket. “Saya akan jual di wilayah Rangkasbitung pak, satu paketnya saya jual 250 ribu,” jelasnya. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua tersangka akan di jerat dengan pasal 112 ayat (1) dan 114 ayat (1) huruf (a) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (Lugay/Job)***


Sekilas Info

Sebulan Tinggal di Kandang Kambing, Nenek Sari Akhirnya Bersedia Pindah ke Rumah

Seorang nenek renta warga Kampung Pasir Awi, Desa Sanghiang, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Sari (70) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *