Senin, 23 Oktober 2017

PMI Kota Tangerang Jemput Pendonor

TANGERANG, (KB).- Pihak PMI Kota Tangerang gencar jemput bola melayani pendonor seusai jam berbuka puasa. Pihaknya menerjunkan mobil donor PMI di sejumlah titik, seperti masjid dan mal. “Darah tetap harus kami stok, karena kami tidak hanya melayani kebutuhan darah untuk Kota Tangerang saja, tapi juga Banten dan DKI Jakarta,” kata Ketua PMI Kota Tangerang, Kuswarsa, Ahad (18/7/2017).

Saat ini, ujar dia, PMI juga sedang membentuk struktur hingga tingkat kecamatan. Dari 13 kecamatan, sudah 6 kecamatan yang terbentuk, di antaranya Larangan, Karang Tengah, Neglasari, Benda, Batu Ceper, dan Jatuwung. “PMI kecamatan ini, untuk mendukung program kemanusiaan PMI kota. Kami targetkan Juli 2017, sudah terbentuk di 13 kecamatan,” ujarnya.

Apa yang dilakuan pihak PMI tersebut mendapat dukungan positif Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Menurut dia, di tengah daerah lain masih kekurangan pasokan darah, Kota Tangerang sejauh ini senantiasa tercukupi kebutuhan darahnya. “Upaya ini tantu tak lepas dari semangat dan daya juang rekan-rekan di PMI yang gencar melakukan jemput bola untuk melayani para pendonor,” ujarnya.

Selain aktivitas donor darah, selama ini pihak PMI Kota Tangerang juga turut aktif membantu di setiap aksi tanggap darurat bencana. Bahkan, turut menyuplai darah untuk wilayah Banten dan DKI Jakarta. “Saya sangat berterima kasih kepada PMI yang terus mengawal kebutuhan darah. Tak hanya untuk warga Kota Tangerang, tapi untuk saudara kami lainnya. Saya harap, semangat dan kepedulian PMI dan para pendonor terus ditumbuhkembangkan,” ucapnya.

Oleh karena itu, untuk semakin memaksimalkan kinerja PMI, wali kota akan berupaya mengakomodasi kebutuhan PMI agar dapat memberikan pelayanan semakin baik lagi. Salah satunya dengan mendukung fasilitas yang semakin mumpuni dengan merelokasi kantor PMI ke tempat yang lebih besar dan nyaman. (H-36)***


Sekilas Info

Dalam Verifikasi Parpol, Sipol Salah Satu Titik Rawan

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menyebutkan bahwa salah satu titik kerawanan yang dapat menghambat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *