Senin, 11 Desember 2017
pilkada kota serang 2018

Pilkada Kota Serang 2018 Mengarah ”Head to Head”

SERANG, (KB).- Dosen Unma Serang, Ipul Saefullah, mengatakan, Pilkada Kota Serang 2018 berpotensi hanya diikuti dua pasangan atau mengarah head to head. Selain eksistensi figur yang mulai menyempit, dukungan sebagian partai politik (parpol) juga sudah mulai mengerucut.

“Kalau melihat hasil survei kemarin (Survei Untirta), saya pikir kontestasi kandidat untuk wali kota sudah sangat menyempit. Begitu juga konstalasi partai politik, ada yang sudah menyatakan sikap. Jika melihat itu, paling banyak tiga pasangan, tapi saya pikir peluang head to head justru sangat besar,” kata Ipul Saefullah, Selasa (19/9/2017), ketika dimintai tanggapan terkait hasil survei yang diumukan Fisip Untirta terkait Pilkada Kota Serang.

Menurut dia, sejumlah partai politik yang belum menentukan sikap atau dukungan lebih karena masih menunggu figur yang pantas untuk diusung menjadi pemimpin Kota Serang ke depan. Oleh karena itu, kata dia, peluang head to head sangat besar karena pada akhirnya hanya kandidat yang diusung parpol yang bisa ke panggung Pilkada Kota Serang.

“Lagipula, popularitas dan elektabilitas bisa dibuat secara instan, dengan menu-menu politik yang disuguhkan . Namun kapasitas dan pengalaman, tidak bisa dibohongi atau instan. Nah sekarang, kita lihat apa yang dibutuhkan masyarakat Kota Serang. Bahwa di lapangan, terutama pemilih rasional, figur yang dibutuhkan adalah yang berkompeten, punya kapasitas di bidang pemerintahan. Karena memang, Kota Serang ini harus dikelola oleh orang professional,” ujarnya.

Tren postif

Sementara itu, Sekretaris Partai NasDem Provinsi Banten, Aris Halawani, mengaku optimistis tren dukungan terhadap Sekda Banten, Ranta Soeharta, menuju Pilkada Kota Serang 2018 sangat postif. Jika melihat perkembangan hasil survei, menurut dia, Ranta menajdi fenomena baru bagi demokrasi di ibukota Provinsi Banten tersebut.

“Kalau kita hasil survey dari waktu ke waktu, tren dukungan Pak Ranta sangat postif. Padahal, beliau (Ranta) bukan politisi yang baru pertama masuk medan Pilkada. Kesehariannya, juga masih disibukkan dengan tugasnya sebagai Sekda Banten. Kami melihat, Pak Ranta bukan saja punya peluang besar, tapi juga menjadi fenomena baru di Pilkada Kota Serang,” kata Aris.

Menurut dia, tren dukungan postif terhadap Ranta ditunjukkan dengan tingkat elektabilitas yang berbanding lurus dengan tingkat popularitas. “Artinya, tingkat keterpilhan Pak Ranta sangat tinggi. Hanya tinggal meningkatkan popularitas. Soal popularitas, masih banyak waktu,” ujarnya. (H-47)***


Sekilas Info

Jelang Tutup Tahun, Isu Rotasi Pejabat Pemprov Banten Santer

SERANG, (KB).- Isu rotasi dan mutasi pejabat di Lingkungan Pemprov Banten kian santer terdengar, jelang tutup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *