Sabtu, 18 November 2017

Perda Sudah Berlaku, Tunjangan Transportasi Masih Dikaji Setwan

CILEGON, (KB).- Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Cilegon telah disahkan. Bahkan aturan turunan berupa peraturan wali kota (Perwal) yang mengatur hak tunjangan transportasi dan perumahan anggota dan pimpinan DPRD Kota Cilegon ini juga sudah diberlakukan.

Namun hak tunjangan transportasi dan perumahan belum didapatkan para anggota Dewan. Akibatnya, tidak semua anggota dewan mengembalikan mobil dinas (mobdin), meskipun perda dan perwal telah berlaku.  Plt Kepala Bagian Hukum Setda Kota Cilegon Bambang Hario Bintang mengatakan, jika Perda No. 3 Tahun 2017 telah disahkan. Begitu pula dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Banten No. 63 Tahun 2017. Namun, terkait dengan hak tunjangan transportasi dan perumahan anggota DPRD Kota Cilegon, hal tersebut masih dalam kajian Sekretariat DPRD Kota Cilegon. “Itu masih dikaji Setwan,” katanya.

Menurut Bambang, Pergub dan Perwal tentang Hak Keuangan anggota DPRD memang ada kaitannya. Dimana tunjangan anggota DPRD Kota Cilegon tidak boleh melebihi anggota DPRD Provinsi Banten. “Tunjangan Perumahan Anggota DPRD Provinsi Banten itu Rp 22 juta. Sementara wakil ketua Rp 21 juta, anggota Rp 20 juta, lalu tunjangan transportasinya Rp 17,6 juta. Anggota DPRD Kota Cilegon tidak boleh melebihi itu,” ucapnya.

Anggota dewan, kata dia, masih bisa menggunakan mobil dinas jika tunjangan belum dicairkan. Kecuali jika tunjangan tersebut sudah diterima para anggota dewan, maka mereka wajib untuk segera mengembalikan. “Persoalan pencairan tunjangan sudah jadi ranahnya Setwan,” tutur pria yang juga menjabat Staf Ahli Wali Kota Cilegon Bidang Pemerintahan dan Hukum ini.

Pantauan Kabar Banten, mobdin sejumlah anggota dewan telah mengembalikan mobil operasional mereka. Ada kurang lebih lima unit mobdin jenis Nissan Grand Livina terparkir di pelataran parkir DPRD Kota Cilegon. Sementara mobdin jenis Toyota Kijang Innova hanya sedikit yang telah terparkir.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cilegon Syarif Ridwan telah mengembalikan mobdinnya. Ia juga mengakui belum menerima tunjangan transportasi. “Saya sudah kembalikan awal pekan lalu. Harapannya sih tunjangan jadi cepat turun,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Berbeda dengan Syarief Ridwan, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cilegon Hasbudin belum mengembalikan mobdin Toyota Kijang Innova. Mobil keluaran 2016 ini masih ia gunakan karena belum menerima tunjangan transportasi. “Kami berharap tunjangan cepat turun. Nanti kalau sudah akan kami kembalikan,” ujar anggota Komisi III DPRD Kota Cilegon ini. Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Cilegon Tb. Didi Sukriadi belum bisa dikonfirmasi. (AH)***


Sekilas Info

Guru Tingkatkan SDM Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi menilai, guru mempunyai andil besar dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *