Sabtu, 18 November 2017
penandatanganan komitmen bersama penuntasan PAUD 1 tahun Pra SD yang dilakukan oleh seluruh camat, Direktur Pembinaan Anak Usia Dini dengan Wali Kota Tangerang.*

Pemkot Tangerang Perlu Perpustakaan Permainan

TANGERANG, (KB).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) meminta Pemerintah Kota Tangerang untuk membangun sebuah perpustakaan permainan.

Hal tersebut disampaikan Ella Yulaewati, Dirjen PAUD saat menjadi narasumber dalam Workshop Peningkatan Kopetensi Pendidik PAUD, di Gedung MUI Kota Tangerang, Senin (13/11/2017). ”Perhatian Pemkot Tangerang terhadap kesejahteraan guru PAUD perlu diapresiasi. Namun, yang masih belum tersentuh adalah pemenuhan kebutuhan wahana bermain untuk anak-anak PAUD,” ujarnya.

Sehingga, dibutuhkan sebuah perpustakaan yang isinya beragam permainan anak-anak. ”Idealnya di setiap kecamatan itu ada yang mewakili, namun di Pusat Kota harus ada. Isinya harus lengkap dan bisa diakses oleh semua pemilik PAUD,” katanya. Perpustakaan yang diminta juga harus dilengkapi taman lalu lintas. ”Semoga dengan ada perpustakaan tersebut bisa menjadi tempat bermain dan edukasi bagi anak PAUD,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang, Abduh Surahman akan menindaklanjuti hal tersebut. ”Pak wali kota pun sudah mengetahui rencana tersebut, nampaknya beliau sangat mendukung,” ujarnya. Ia mengatakan, wacana tersebut akan menjadi prioritas untuk Dinas Pendidikan Kota Tangerang. ”Mungkin nanti gedungnya di eks SDN Sukasari 4 atau 5,” ujar Abduh.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama penuntasan PAUD 1 tahun Pra SD yang dilakukan seluruh camat, Direktur Pembinaan Anak Usia Dini dengan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Wali Kota Arief menuturkan tentang pentingnya pendidikan dasar bagi anak usia emas pertumbuhan (Golden Age). “PAUD menjadi penting mengingat pemda sedang mempersiapkan generasi masa depan Kota Tangerang,” kata Arief.

Ia berharap adanya kesadaran dan kerja sama dari masyarakat untuk dapat menjaga gedung- gedung yang digunakan. Terkait sarana PAUD yang masih banyak menggunakan gedung posyandu, direncanakan akan dianggarkan pada 2018. ”Pada tahun 2018 akan dianggarkan untuk kegiatan PAUD supaya lebih optimal dalam mempersiapkan anak- anak sebelum masuk jenjang SD. Tapi bukan berarti karena wajib terus orangtua jadi gak ikut ngedidik anak karena pendidikan yang baik harus dari orangtua,” tuturnya. (DA)***


Sekilas Info

Pabrik Tiner Terbakar

TANGERANG, (KB).- Kebakaran hebat terjadi di Pabrik Mustika Carana Laksana, Jalan Manis 5 No. 17 Kampung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *