Jumat, 24 November 2017
lurah serang ditangkap

Pemkot Bantu Penangguhan Penahanan Lurah Serang

SERANG, (KB).- Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima surat permohonan bantuan untuk mengajukan penangguhan penahanan Lurah Serang M.Faizal dari pihak keluarga. Dengan adanya surat tersebut, bagian hukum Pemkot Serang akan menindaklanjuti dengan membantu mengupayakan pengajuan penangguhan penahanan pegawai Pemkot Serang tersebut. Diketahui sebelumnya Lurah Serang dijebloskan ke Rutan Kelas II B Serang, Senin (15/5/2017). Ia merupakan tersangka kasus dugaan penjualan aset Pemerintah Kota Serang berupa lahan seluas 8.200 meter persegi di daerah Ciracas Kota Serang tahun 2015.

Kepala Bagian Hukum Kota Serang, Yudi Suryadi mengatakan, pihak keluarga meminta bantuan untuk mengajukan penangguhan penahanan. “Suratnya sudah diterima. Itu akan diupayakan, kami nanti minta surat ke Pak Wali Kota, Pak Wakil atau Sekda, bergantung nanti siapa yang tanda tangan, untuk memohon penangguhan. Tapi soal diterima atau tidaknya, itu dikembalikan ke pengadilan. Kami hanya mencoba membantu. Memohon penangguhan itu kan hak,” katanya.

Yudi mengatakan, dirinya sudah berkomunikasi dengan Wakil Wali Kota Serang Sulhi Choir terkait permohonan keluarga Lurah Serang. Wakil Wali Kota Serang juga meminta pihak keluarga membuat jaminan untuk penangguhan penahanan. “Saya ke Pak Wakil sudah komunikasi. Pak Wakil juga minta jaminan dari pihak keluarga kalau itu nanti diterima. Ya kita upayakan dulu penangguhan, kalau hasilnya bergantung pengadilan,” tuturnya.

Bantuan Hukum

Terkait bantuan hukum, kata Yudi, hal tersebut dikembalikan kepada keluarga apakah akan menggunakan pengacara sendiri atau mau meminta bantuan dari LBH Korpri. “Kalau mau pakai pengacara sendiri, silakan dengan catatan anggaran sendiri. Atau meminta bantuan LBH Korpri. Pada prinsipnya, dalam hal ini kami akan membantu sesuai batas kewenangan Bagian Hukum,” katanya.

Sementara Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang Farach Richi mengatakan, terkait Lurah Serang pihaknya akan berkoordinasi ke bagian hukum untuk meminta surat penahanan kejaksaan. “Kami konsultasi ke Bagian Hukum itu mencari dasar untuk memberhentikan gaji sementara. Jadi yang diterima Pak Faizal 50 persen, itu berdasarkan PP 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS,” tuturnya. Menurut Farach, Lurah Serang tidak dicopot dari status ASN, karena belum ada keputusan hukum yang inkrah. “Sekarang kan belum inkrah. Jadi pemberhentian gaji sementara. Nanti kalau putusannya bebas maka akan dikembalikan. Kalau tidak, ya diberhentikan,” ujarnya. (H-40)***


Sekilas Info

18 Ulama Banten Dikirim ke Munas NU

SERANG, (KB).- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) Provinsi Banten mengirim sebanyak 18 ulama ditambah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *