Sabtu, 18 November 2017

Payung Geulis Warna Warni Jadi Daya Tarik Warga Tasik

TASIKMALAYA, (KB).- Tasikmalaya Oktober Festival (TOF) sejatinya belum dibuka. Even yang jadi salah satu kemeriahan HUT Kota Tasikmalaya yang ke 16 itu sejatinya baru dibuka Sabtu (14/10/2017) besok. Meski demikian warga sudah berbondong-bondong datang ke area Taman Kota di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Payung geulis warna warni yang di gantung dalam jumlah yang cukup banyak jadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak pelak sejak Jum’at pagi warga sudah berdatangan untuk sekedar berfoto dengam background payung geulis warna warni. Sore menjelang malam hari, jumlah pengunjungnya pun membludak. Tak pelak lokasi di sekitar acara sudah tampak ramai dengan lalu lalang warga yang sekedar ingin berfoto di lokasi acara.

Aji (45) warga Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya menuturkan ia baru mengetahui ada payung geulis warna warni dari media sosial. Alhasil ia pun penasaran dan datang langsung ke lokasi dengan mengajak keluarga. “Lihat di media sosial. Banyak yang upload foto berlatar payung geulis warna warni. Penasaran ya jadinya langsung ke sini,” kata Aji, Jum’at (13/10/2017) sore.

Aji menambahkan payung geulis warna warni ini jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Terlebih, kata Aji, payung geulis termasuk salah satu produk asli Tasikmalaya yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Meski saat ini keberadaan payung geulis sudah mengalami pergeseran fungsi. “Biar generasi hari ini juga tahu kalau Tasikmalaya ini adalah sentra pengrajin payung geulis,” kata Aji. (Imam Mudofar/KAPOL)***


Sekilas Info

50 Tahun Terisolasi, Curug Tilu Purwakarta Menakjubkan

Tidak disangka, di Desa Ciririp, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ternyata menyimpan harta karun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *