Kamis, 19 Oktober 2017

Napak Tilas Irna-Tanto Membangun Kota Santri

Transformasi harmoni agro bisnis, maritim bisnis,wisata bisnis, keluarga sejahtera menju Pandeglang berkah. Itulah tag line visi dan misi Bupati Pandeglang dan Wakil Bupati Pandeglang, Hj. Irna Narulita, SE, MM dan Tanto Warsono Arban, SE.ME. Lewat visi dan misi tersebut, hampir satu tahun tiga bulan memimpin Pandeglang, Irna-Tanto cukup menggeliat menggerakkan roda pembangunan.

Langkah awal yang dilakukan sehari setelah dilantik, Irna melakukan pembenahan internal di tingkat reformasi birokrasi. Dengan susunan birokrat yang baru, Irna menggalakan gerakan penataan wajah kota dengan semangat bebersih setiap hari selasa, dan gerakan itu hingga sekarang terus berjalan. Tepatnya seminggu menjabat bupati, Irna pun mengagendakan ngantor di RSUD Berkah Pandeglang dengan tujuan membenahi sektor pelayanan kesehatan masyarakat. Dari gerakan itulah, sekarang RSUD Pandeglang naik kelas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Berkah Pandeglang.

Meski dihadapkan masa transisi atau peralihan dari bupati lama ke bupati baru, Irna mampu menerapkan rasionalisasi anggaran secara maksimal. Dari rasionalisasi anggaran itulah secara bertahap pemerintahanya mampu memberikan porsi anggaran pembangunan infrastruktur yang lebih besar dibanding pemerintahan lama dan hingga APBD 2017, sektor anggaran pembangunan menjadi prioritas hingga mendekati 50 persen dari total anggaran.

Dengan semangat kerja tinggi melakukan lobi anggaran ke pemerintah pusat, saat ini Pemkab mendapatkan kuota anggaran APBN cukup besar, termasuk mempersiapkan rencana aksi menghadapi program setrategis nasional, Kawasan Ekonomi Khusus, Bandara, Pelabuhan, Reaktivasi kereta api, termasuk pembangunan jalan tol Serang-Panimbang. Bahkan, dari sektor kemaritiman, pemerintah telah mengoptimalkan Tempat Pelelangan Ikan dan fokus pembangunan pariwisata untuk mendongkrak PAD.

Kejutan-kejutan dalam membangkitkan semangat percepatan pembangunan tidak sia-saia, hingga baru satu tahun meraih banyak penghargaan. Mulai dari penghargaan Pangripta, Sindo, LPPD, hingga Laporan Keuangan Pemerintah Daerahj (LKPD) mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Banten. Tahun ini (2017), telah ditargetkan pembangunan infrastruktur desa, jalan kecamatan dan kabupaten. Percepatan pembangunan sektor tersebut untuk menopang ke arah visi transformasi harmoni, agro bisnis, maritim dan wisata bisnis.

Bahkan, sarana tersebut akan membangkitkan pembangunan sektor pertanian baik padi, jagung dan kedelai. “Mudah-mudahan, Juli ini semua pembangunan akan bergerak dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun anggaran,” ujar Irna. Dari sektor sosial dan keagamaan, bupati dan wakil bupati melakukan roadshow penyerapan aspirasi masyarakat melalui agenda safari ramadan. Dari perjalanan safari tersebut, semua majelis taqlim diberikan bantuan dari CSR, dan ini menjadi motivasi untuk terus mensinergikan antara pemerintah dengan ulama, dan pemerintah tetap fokus untuk mengembangkan potensi wisata baik wisata pantai, alam dan wisata religi yang ada di kota santri, Kabupaten Pandeglang. *


Sekilas Info

Meski Cuaca Buruk Nelayan Tetap Melaut

Memasuki musim hujan, sejumlah nelayan di perairan Pandeglang tetap melaut, meski hasil tangkapan ikan tidak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *