Selasa, 17 Oktober 2017

Minta Dukungan Anggaran untuk FK, Untirta Akan Temui Kepala Daerah

SERANG, (KB).- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) akan keliling kabupaten/kota se-Banten menemui kepala daerah dan DPRD untuk meminta dukungan anggaran operasional Fakultas Kedokteran (FK) di bawah pengampuan FK Universitas Indonesia (UI) selama 5 tahun ke depan. Saat ini, baru Pemprov Banten yang siap menganggarkan Rp 50 miliar untuk membiayai FK ikatan dinas tersebut. “Kami akan roadshow bersama Komisi V DPRD Banten ke kabupaten/kota, termasuk ke DPRD-nya. Supaya mereka juga menganggarkan,” kata Rektor Untirta, Sholeh Hidayat, Jumat (6/10/2017).

Ia mengapresiasi komitmen Pemprov Banten yang siap mengalokasikan Rp 50 miliar dari total kebutuhan Rp 228 miliar untuk berjalannya FK Untirta selama 5 tahun awal. “Enggak apa-apa (hanya Rp 50 miliar), itu juga sebuah hal yang positif, karena kan nanti share dengan kabupaten/kota. Di awal itu kan 50 mahasiswa, dibagi 8 kabupaten/kota, jadi masing-masing daerah (mengirim) 5 mahasiswa, kemudian 10 mahasiswa dari umum. Nantinya calon mahasiswa tersebut akan diseleksi oleh FKUI,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan FK Untirta nanti dapat menciptakan dokter-dokter yang profesional dan berkualitas. Selain itu, ada pemerataan persebaran dokter di wilayah Banten. “Bukan kurang dokter nih, tetapi distribusi, karena (dokter) di perkotaan terus. Provinsi nanti membuat perjanjian, supaya (lulusan dokter) kembali mengabdi di daerah. Anak-anak yang baik, anak-anak yang kurang mampu mereka dibiayai dan (setelah lulus) dikembalikan ke Puskesmas dan rumah sakit di daerah. Sebenarnya ini sudah dilakukan oleh Lebak, membiayai anak-anak mahasiswa kedokteran untuk kembali ke daerah,” ucapnya.

Saat ini, Untirta masih menunggu hasil evaluasi dari pihak Kemenristekdikti untuk mendapatkan izin pendirian FK. “Masih nunggu visitasi, Insya Allah saya optimistis, paling lambat awal 2018 sudah terbentuk. Sambil menunggu itu, sekarang kami sedang menata laboratorium, RSUD Cilegon (sebagai RS pendidikan) juga kami koordinasi terus, Puskesmas juga,” tuturnya. Sementara, Gubernur Banten, Wahidin Halim menuturkan, pemprov mendukung sepenuhnya insiatif Rektor Untirta yang mendirikan FK Untirta. “Kebutuhan akan kesehatan di Banten. Dokter umum, dokter spesialis butuh di Banten,” katanya, dalam Paripurna HUT ke-17 Banten, di DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (4/10/2017).

Ia mengatakan, sudah meminta pihak UI ikut menempatkan lulusan-lulusan FKUI di wilayah Banten.
“Saya perguruan tinggi negeri, termasuk UI untuk menugaskan lulusan-lulusan kedokteran di pelosok-pelosok wilayah Banten,” ujarnya. Sebagaimana diberitakan, FK Untirta dalam naungan pengampuan FKUI butuh anggaran sebesar Rp 228.272.100.000. Kebutuhan dana tersebut, adalah biaya operasional dan pengampuan dari FKUI selama 5 tahun.

Rinciannya, angkatan pertama sebanyak 50 mahasiswa membutuhkan anggaran sebesar Rp 17.581.940.000 atau Rp 351.638.800 per mahasiswa per tahunnya. Selanjutnya, angkatan kedua 100 mahasiswa dengan kebutuhan sebesar Rp 34.618.180.000 atau Rp 346.181.800 per mahasiswa per tahun. Angkatan tahun ketiga 150 mahasiswa membutuhan anggaran Rp 46.654.420.000 atau Rp 311.029.467 per mahasiswa, angkatan tahun keempat 200 mahasiswa dengan kebutuhan anggaran Rp 58.690.660.000 atau Rp 293.453.300 per mahasiswa. Angkatan tahun kelima dibutuhkan anggaran Rp 70.726.900.000 untuk 250 mahasiswa atau Rp 282.907.600 per mahasiswa. (RI)***


Sekilas Info

Jadi ”Guru Dadakan”, Wagub Banten Bagi-bagi Hadiah

Sebanyak 113 murid SD Citra Berkat, Citra Raya, Kabupaten Tangerang berkesempatan bertatap muka dengan Wakil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *