Sabtu, 18 November 2017
MURID bersama guru SDIT Bina Bangsa, sedang membaca tulis Quran yang diberikan oleh guru untuk mempraktikkan lafal bacaan Alquran dengan tepat, Kamis (9/11/2017).*

Mendidik Anak Mencintai Alquran Sejak Dini

“Didiklah anak-anakmu dengan tiga perkara: mencintai Nabimu, mencintai ahlul baitnya dan membaca Alquran karena orang-orang yang memelihara Alquran itu berada dalam lingkungan singgasana Allah pada hari ketika tidak ada perlindungan-Nya, mereka beserta para nabi-Nya dan orang-orang suci.”
Dari hadist Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Ath Thabrani ini tergambar bahwa pentingnya mengenalkan Alquran sejak dini.

Guru mata pelajaran baca tulis Quran (BTQ) SDIT Bina Bangsa, Munthohanah mengatakan, anak usia dini merupakan fase emas, sehingga sangatlah tepat apabila mengajarkan anak membaca Alquran sejak dini. Menurutnya, anak-anak akan lebih mudah menangkap berbagai informasi termasuk mengenal agama.

”Menumbuhkan anak untuk mencintai Alquran tentu gurunya harus pintar dalam mengajarkan dengan menggunakan metode yang membuat anak tertarik untuk belajar huruf hijaiyah. Ajarkan cara membaca huruf hijaiyah dengan benar supaya anak lebih mudah mengingat,” katanya, ditemui seusai memberikan materi di kelas, Kamis (9/11/2017).

Dalam hal ini, peran guru dan orangtua sangat penting untuk mendidik anak-anak tentang pengetahuan agama, salah satunya dengan mengenalkan kitab suci umat Islam tersebut. ”Kami di SDIT membimbing dengan metode yang kami gunakan agar anak-anak tertarik dengan pelajaran BTQ. Anak-anak memang berbeda-beda, ada yang sebelum masuk sudah lancar, ada juga yang masih perlu dibimbing,” ujarnya.

Guru BTQ lainnya, Rima mengatakan, proses mengajarkan anak cara membaca dan menulis Alquran dengan benar dan tepat dimulai dari pengenalan huruf-huruf hijaiyah. Menurutnya, dengan belajar sejak dini akan mempermudah anak-anak di masa yang akan datang. ”Sebelum masuk ke materi BTQ, kita mengenalkan huruf sambung, mengenalkan panjang pendek, biar anak juga engga jenuh kami menggunakan metode dengan cara lain misalnya dengan menyanyi, agar anak juga bisa langsung mengingat,” ucapnya.

Ia menjelaskan, banyak metode BTQ yang bisa diterapkan di sekolah untuk membantu siswa dalam mempermudah belajar membaca Alquran salah satunya dengan menyanyi sehingga anak tidak bosan. ”Anak usia dini harus diperhatikan, bukan saja perkembangan fisik namun juga kognitif, moral, sosialnya, salah satunya pengetahuan agama. Bagaimana menumbuhkan cinta mereka terhadap Alquran, harus dimulai dari sekarang, ini akan menjadi bekal mereka di kemudian hari,” tuturnya. (DE)***


Sekilas Info

“Sepatu Orang Lain” Buku Karya Wanita Banten Dibedah di Swiss

Kita hanya mampu membeli tas tangan seharga lima ratus ribu rupiah. Ketika kawan kita membeli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *