Selasa, 17 Oktober 2017

Membangun Kesadaran Berlalu Lintas Melalui Polisi Cilik

PEMAHAMAN tentang pentingnya aturan berlalu lintas merupakan hal yang sangat paling mendasar bagi setiap warga negara, khususnya bagi pengendara kendaraan bermotor saat melintasi jalanan umum. Untuk menanamkan serta menumbuhkembangkan kedisiplinan berlalu lintas, Kepolisian Republik Indonesia membuat pola pembelajaran kedisiplinan sejak dini melalui model kegiatan Polisi cilik (Pocil).

Polisi cilik merupakan suatu model kepolisian yang diperankan oleh anak-anak SD kelas 3 s/d kelas 6 mereka diajarkan untuk membangun kesadaran disiplin dan tanggung jawab dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Selain itu, diajarkan pula nilai luhur kemanusiaan agar kelak anak-anak mampu hidup mandiri namun humanis, peka dan peduli terhadap lingkungan terhadap sesamanya dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Untuk lebih memacu semangat para Pocil, Mapolres Lebak menggelar lomba Pocil di Rangkasbitung. Pada lomba yang digelar pada akhir September lalu, SDN 1 Sukatani yang mewakili Kecamatan Wanasalam berhasil meraih juara ke-3. Kepala unit pelaksana teknis (UPT) Pendidikan, Dindin Rohayudin, SPd. MM, menyatakan, pelajaran yang didapat Pocil tidak hanya materi kedisiplinan baris berbaris. Namun anak juga lebih tahu dan memahami pentingnya berlalu lintas berdasarkan simbol rambu yang diajarkan pada saat pembinaan oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, pocil merupakan salah satu bentuk revolusi mental dalam membentuk karakter anak sejak usia dini yang meliputi pembentukan karakter kedisiplinan, karakter kepemimpinan dan karakter etika dan moral dalam membangun perilaku pada generasi muda. Sebagai praktisi pendidikan, ujarnya, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah-langkah kepolisian yang peduli terhadap pendidikan khususnya dalam pengembangan karakter anak sejak dini dalam mengenalkan berbagai disiplin keilmuan yang saat ini kurang begitu diberikan di sekolah.

Ditambahkan, melalui pembinaan karakter kedisiplinan, karakter kepemimpinan, karakter etika dan moral dengan kemampuan baris-berbaris untuk menanamkan kedisiplinan serta mengembangkan kemampuan intelegensia dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, polisi cilik diharapkan akan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka menjadi anak bangsa dengan karakter yang kuat serta berpengetahuan luas.

Sementara itu Kepala SDN 1 Sukatani, H. Waseh, S.Pd, mengaku bangga dan mengapresiasi para murid yang tampil dalam lomba Pocil dan menjadi juara bahkan bukan hanya juara regu, namun dua di antaranya juga menjadi juara akademik dalam materi berlalu lintas. Menurutnya, kegiatan ini tentunya sangata positif terutama dapat memahami kedisiplinan sejak usia dini sebagai modal dalam menjalani kehidupan dalam menyongsong masa depan untuk membangun bangsa. “Ini adalah sebuah program yang baik dalan pembentukan karakter anak terutama dalam mendisiplinkan hidup dalam menjaga suasana yang kondusif dilingkungan masyarakat. Saya yakin anak nantinya akan memahami manfaat yang didapat hari ini,”ujarnya. (DH)***


Sekilas Info

Jalan Penghubung Dua Desa di Sobang Longsor

LEBAK, (KB).- Jalan poros desa yang menghubungkan Desa Sukamaju-Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Sabtu (14/10) alami …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *