Sabtu, 18 November 2017

Makam Sang Penengah

Pada Babad Banten, ditemukan nama Pangeran Jakarta (Jaketra) atau Jayawikarta. Pada bagian lain Babad Banten juga disebutkan tokoh Kawis Adimarta. Adapun pada Babad Cirebon terdapat nama Pangeran Jaketra. Nama-nama yang disebutkan dalam babad-babad tersebut kemungkinan besar merujuk pada Conick atau regen van Jacattra atau King of Jacatra, julukan yang diberikan oleh orang-orang Belanda atau Inggris.

Dilansir laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, tokoh dengan julukan Pangeran Jakarta, Jayawikarta, atau Kawis Adimarta ialah putra Tubagus (Ratu Bagus) Angke. Dikisahkan bahwa Tubagus Angke mempunyai hubungan dengan Banten karena menikah dengan putri Maulana Hasanuddin yang bernama Ratu Pembayun. Pertalian dengan perkawinan ini agaknya memperkuat hubungan antara keduanya.

Merujuk pada buku terbitan Dinas Museum dan Sejarah yang berjudul Pangeran Jakarta Wijayakrama, disebutkan dengan jelas bahwa makam di Kampung Katengahan tersebut memang makam Pangeran Jakarta, yakni Pangeran Jayawikarta, putra Tubagus Angke, yang dijuluki Pangeran Katengahan. Sesuai dengan berita Van den Broecke dan J.P. Coen yang menyatakan bahwa pada 15 Februari 1619, Pangeran Jakarta telah digulingkan dan dibawa ke Banten.

Makam Pangeran Jayawikarta di Kampung Katengahan ini berjarak sekitar 500 m dengan makam Sultan Abdulmafakir Mahmud Abdulkadir yang berada di Kampung Kenari. Sultan Banten tersebut masa hidupnya semasa dengan Pangeran Jakarta Wijayakrama. Hal itu semakin memperkuat bahwa tokoh yang dimakamkan di Kampung Katengahan ini memang Pangeran Jakarta.

Makam Pangeran Jakarta berada di area pemakaman umum. Makam berukuran 280 cm x 73 cm dengan tinggi nisan 42 cm, berada di dalam cungkup. Terdapat beberapa makam lain di dalam cungkup yang tidak diketahui secara pasti siapa yang dimakamkan di situ. Melihat bentuk nisannya, makam Pangeran Jayawikarta berasal dari abad ke-17. Nisan dihias dengan ukiran berbentuk sulur gelung. (Endang Mulyana)***


Sekilas Info

Kerkhoff, Makam Belanda di Banten Lama

Banten Lama salah satu kawasan yang menyimpan berbagai tinggalan arkeologis ini, sepertinya tidak habis-habisnya mengungkapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *