Senin, 23 Oktober 2017

LPTQ Banten Gelar Evaluasi Lembaga

SERANG, (KB).- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten menggelar silaturahim dan evaluasi kelembagaan, Jumat (16/6/2017).  Kegiatan berlangsung di Sekretariat LPTQ di Masjid Raya Al-Bantani, menghadirkan seluruh pengurus LPTQ Banten dan LPTQ Kabupaten/Kota.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Harian LPTQ Banten, Prof KH. Syibli Syarjaya mengingatkan tentang pentingnya memelihara komitmen bersama terhadap tugas dan peran LPTQ sebagai wadah berhimpunnya para hamalatul Quran dan misi pembinaan umat dalam ranah tilawatil Quran.

“Dinamika nasional cukup menunjukkan gejala positif. Saya dapat kabar, Presiden Joko Widodo akan segera menandatangani Kepres tentang LPTQ. Ini jadi angin segar bagi eksistensi LPTQ untuk lebih dapat berperan dan menjalankan fungsinya secara lebih baik,” katanya.

Ia mengatakan, LPTQ Banten terus meningkatkan peran dan mempertegas eksistensinya sebagai pengayom dan pembina masyarakat di bidang pembinaan Alquran.  “Saat ini, LPTQ Banten memiliki agenda krusial berupa riset sosial keagamaan untuk mengukur tingkat keberagamaan dan kompetensi mengaji Muslim Banten. Ini akan jadi modal bagi pemprov dalam rangka menyusun kebijakan strategis bidang keagamaan. Saya minta program ini didukung dan ditindaklanjuti oleh LPTQ se-Banten,” ujarnya.

Sementara , Sekretaris I LPTQ Banten, Dr Ahmad Tholabi Kharlie menyampaikan pokok-pokok kebijakan dan prioritas LPTQ Banten masa bakti 2017-2022.  “LPTQ Banten kini sudah dalam posisi on the track. Dengan mengusung etos paradigma baru, LPTQ Banten akan fokus pada tiga aspek: pengembangan kelembagaan, pembinaan SDM, dan pembangunan sistem yang menjamin keberlangsungan lembaga secara profesional dan modern,” ucapnya.

Untuk mewujudkan LPTQ Banten yang kokoh dan fungsional, diperlukan sinergitas dan konsolidasi yang lebih intensif dan fokus. “Visi dan kebijakan LPTQ Kabupaten/Kota harus sejalan dan seirama dengan laju dinamika LPTQ Provinsi. Ini akan menciptakan harmoni untuk mewujudkan kelembagaan yang profesional dan memberdayakan,” tuturnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kabiro Kesra Setda Banten, Irvan Santoso, Kabid Penais Kanwil Kemenag Banten, Idris, Kabag TU Kanwil Kemenag Banten, serta sejumlah guru besar. (H-51)***


Sekilas Info

Jika tidak Sesuai dengan Kultur, MUI & NU Tolak Raperda Pariwisata

SERANG, (KB).- Dua organisasi massa (ormas) Islam, yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Nahdlatul Ulama (NU) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *