Rabu, 20 September 2017

Liga Taekwondo Remaja Banten, Modal Kuat Hadapi PON Remaja

PANDEGLANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten memiliki modal kuat untuk menghadapi multievent olah raga Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja II 2018. Alasannya, sejumlah taekwondoin potensial telah mereka dapatkan, melalui hasil Liga Taekwondo Remaja Banten, yang telah usai diselenggarakan pada Ahad (10/9/2017).

Sekretaris Pengprov TI Banten, Fiva Zabreno mengatakan, kualitas yang muncul pada Liga Taekwondo Remaja tersebut cukup potensial, bahkan sudah merata di hampir seluruh daerah di Banten. Maka, pihaknya hanya perlu melakukan pembinaan atlet remaja tersebut pada Pelatda Jangka Panjang, untuk memaksimalkan potensi yang ada. “Tadi kami pantau dari hasil liga ini kualitasnya sudah menjanjikan, bahkan sudah mulai merata di beberapa daerah yang sebelumnya dikuasai oleh wilayah Tangerang. Buktinya, untuk yang pra kadet dikuasai Cilegon, sementara junior dikuasai Kabupaten Serang,” katanya saat ditemui seusai pertandingan.

Ia menuturkan, jika mereka fokus diberikan pembinaan setelah kejuaraan tersebut, maka dipastikan potensi taekwondoin Banten tersebut semakin matang dan siap bersaing dengan daerah lain. Pihaknya juga akan berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada taekwondoin junior tersebut. “Jika mereka fokus melakukan pembinaan pasti terlihat hasilnya. Kami juga sudah meminta kepada para pelatih, untuk serius melakukan pembinaan, karena nanti pasti akan terlihat hasilnya,” ujarnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten, Rumiah Kartoredjo menuturkan, taekwondoin yang tampil pada Liga Taekwondo Banten Remaja cukup potensial, apalagi cukup banyak atlet yang sebelumnya tak terpantau. Ia berharap, dengan semangat atlet dan pelatih, potensi tersebut dapat semakin menonjol. “Ini(sistem Liga) kan baru kali ini dilaksanakan, sebelumnya kan bentuknya kejurda. Saya lihat ini sangat potensial. Kami harapkan dengan semangat yang mereka miliki, potensi itu bisa semakin menonjol,” ucapnya. Menurut dia, dari hasil Liga Taekwondo tersebut, nantinya akan dijaring tujuh taekwondo terbaik untuk masuk Pelatda Jangka Panjang KONI Banten. “Tujuh atlet itu merupakan kuota yang diberikan untuk cabang olah raga taekwondo, untuk diterjunkan ke PON Remaja,” tuturnya.

Sementara itu, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Banten, Henky S Bremmer menuturkan, jika berbicara peluang untuk taekwondo junior, setiap daerah masih memiliki kans yang sama. Alasannya, belum ada daerah yang menonjol atau menguasai salah satu cabang olah raga. “Untuk atlet junior hingga remaja itu, setiap daerah masih sama-sama fluktuatif kualitasnya. Jadi, bisa dikatakan, misal saat ini mereka bagus, tapi belum tentu pada saat bertanding nanti dia bisa mempertahankan kualitasnya. Jadi, jika bicara peluang, semua daerah masih memiliki peluang yang sama,” tuturnya. (Denis/Job)***


Sekilas Info

Matik Race Championship: Pembalap Kota Serang Naik Podium

SERANG, (KB).- Tiga pembalap Kota Serang berhasil naik podium pada ajang Matik Race Championship Seri 2 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *