Selasa, 17 Oktober 2017

Lama Inap Wisatawan di Banten Turun

SERANG, (KB).- Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) baik asing maupun Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Banten selama Agustus 2017 tercatat sebesar 1,50 hari atau mengalami penurunan 0,12 poin dibanding Juli 2017 sebesar 1,62 poin. Dibanding bulan yang sama pada 2016, RLMT juga mengalami penurunan 0,44 poin. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, Agoes Soebeno mengatakan, RLMT Indonesia turun 0,11 poin sedangkan RLMT asing juga turun 0,12 poin.

“Menurut klasifikasi hotel, turunnya RLMT disebabkan turunnya RLMT gabungan (asing dan Indonesia), kecuali hotel berbintang dua dan lima yang meningkat 0,14 poin dan 1,72 poin dibanding Juli 2017,” kata Agoes, dalam keterangan pers yang diterima Kabar Banten, baru-baru ini. Ia menjelaskan, dibanding bulan yang sama pada tahun 2016, RLMT gabungan pada Agustus 2017 ini turun 0,44 poin dari sebelumnya mencapai 1,94 hari menjadi 1,50 hari. “Sebagian besar tamu yang menginap di hotel berbintang adalah tamu dalam negeri,” ujar Agoes.

Sementara, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Banten pada Agustus 2017 mengalami kenaikan 6,45 poin atau 54,25 persen dibanding bulan sebelumnya yakni 47,80 persen. Namun, pada bulan yang sama di tahun 2016 mengalami penurunan 4,54 poin. “Kenaikan ini utamanya disebabkan kenaikan TPK semua hotel bintang kecuali bintang satu yang mengalami penurunan sebesar 28,20 poin,” tuturnya.

Dibanding bulan yang sama di tahun 2016, TPK Agustus 2017 ini turun 4,54 poin dari sebelumnya yaitu sebesar 58,79 persen. Penurunan TPK tahunan ini disebabkan turunnya TPK semua hotel bintang kecuali hotel bintang yang justru naik 2,29 poin dibandingkan Agustus 2016,” ucapnya. Kenaikan TPK pada Agustus ini diduga karena banyaknya event kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang disinyalir meningkatkan kegiatan MICE (meeting, incentive, conferencing, exhibitions) dibanding sebelumnya. “TPK pada 2017 ini memang fluktuatif. Diprediksi, bulan September 2017 mengalami peningkatan karena libur Iduladha,” katanya. (RI)***


Sekilas Info

Bedolan Pamarayan Diserbu Warga

SERANG, (KB).- Setelah 10 tahun tak pernah digelar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar kembali Festival Bedolan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *