Senin, 23 Oktober 2017

Lahan di 31 Desa Terkena Proyek Tol Serpong Balaraja

TANGERANG, (KB).- Proyek jalan Tol Serpong-Balaraja, Kabupaten Tangerang membebaskan lahan seluas 4.371, 3 hektare yang tersebar pada 31 desa. “Untuk lahan di Kecamatan Panongan ada empat desa terdampak jalan tol dengan luas 338 bidang ,” kata Camat Panongan, Prima Saras Puspa di Tangerang, Kamis (15/6/2017).

Ia mengatakan, desa terdampak tersebut, adalah Desa Rancaiyuh, Ranca Kelapa, Serdang Kulon, serta Desa Mekar Karya. Ia menuturkan, telah melakukan sosialisasi bersama aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahanan Rakyat (Kemenpupera), Kejaksaan Agung, Polri, BPN, dan instansi terkait lainnya kepada pemilik lahan.

Sosialisasi serupa juga dilakukan di Kecamatan Jambe, Balaraja, Cisauk maupun di Cisoka kepada warga pemilik lahan terdampak jalan tol. Pembangunan jalan Tol Serpong-Balaraja ditargetkan rampung 2019 dan saat ini sosialisasi secara gencar dilakukan, karena arus lalu lintas pada Tol Jakarta-Merak sudah dianggap padat.

Bagi warga yang memiliki tanah dan terkena proyek tersebut mendapatkan ganti rugi yang wajar dan proposional sesuai nilai jual objek pajak (NJOP) setempat. Sedangkan, proyek tersebut sepanjang 31 kilometer juga membangun sebanyak 14 jembatan penyeberangan orang (JPO), jalan layang, jalan bawah tanah, serta jembatan.

Proyek tersebut melalui beberapa tahapan, seperti perencanaan dan langkah selanjutnya, adalah pembuatan dokumen oleh aparat Kemenpupera. Tahapan seterusnya, yakni persiapan dengan langkah izin penetapan lokasi yang disahkan oleh Gubernur Banten. Namun, untuk tahapan lain, adalah pendataan awal mengenai lahan yang terkena jalan tol dan dilakukan konsultasi publik.  Proyek jalan tersebut menghubungkan Tol TB Simatupang- BSD juga membebaskan lahan di Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan seluas 167 hektare. (H-36)***


Sekilas Info

Dalam Verifikasi Parpol, Sipol Salah Satu Titik Rawan

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten menyebutkan bahwa salah satu titik kerawanan yang dapat menghambat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *