Selasa, 12 Desember 2017

KPU Pandeglang Raker Data Penduduk

PANDEGLANG, (KB).- Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang menggelar rapat kerja (raker) koordinasi terkait data wilayah dan penduduk untuk persiapan Pemilihan Legislatif 2019.
Meski begitu, pihak KPU Pandeglang masih tetap menggunakan rilis data dari KPU pusat terkait wilayah dan data penduduk.

“KPU Pandeglang masih menggunakan data jumlah penduduk dari KPU Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk sementara , jumlah penduduk Pandeglang berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, sebanyak 1.175.148 jiwa,” kata Ketua KPU Pandeglang, Akhmad Sujai saat raker koordinasi tentang data wilayah dan data penduduk, penyusunan daftar inventarisasi wilayah, serta usulan daerah pemilihan (Dapil), di salah satu hotel Pandeglang, Selasa (5/11/2017).

Menurut dia, rapat kerja tersebut digelar dalam rangka penataan dapil, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu 2019. Selain itu, raker tersebut juga sebagai upaya penyampaian penyusunan penataan dapil untuk DPRD kabupaten/kota.

“Jika melihat data yang sudah diserahkan Disdukcapil ke KPU, jumlah penduduk Pandeglang sekitar 1.175.148 jiwa. Tetapi, data itu tidak bisa digunakan, karena KPU masih menunggu data dari KPU Pusat melalui Kemendagri,” katanya.

Ia menjelaskan, data penduduk Pandeglang yang diterima KPU Pusat, nantinya tidak kurang dari sejuta jiwa. Namun, jika jumlah penduduk Pandeglang kurang dari sejuta, maka jumlah kursi di legislatif Pandeglang akan berkurang.

Komisioner KPU Pandeglang, Ade Mulyana menambahkan, prinsip penataan dapil dan alokasi kursi, yaitu kesetaraan suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional. “Proporsionalitas, integralitas wilayah, coterminus, kohesivitas, dan kesinambungan dengan pemilu sebelumnya,” ucapnya. (PG)***


Sekilas Info

Pengembang Keluhkan PKL Sub Terminal

Direktur PT Taman Sari Raya selaku pengembang Pasar Menes, Usman, mengeluhkan pedagang kaki lima (PKL) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *