Senin, 11 Desember 2017
Ketua Umum KONI Banten, Rumiah Kartoredjo membuka Bintek Pengelolaan Keuangan dan Barang KONI Banten di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (10/10/2017) malam.*

KONI Banten Gelar Bintek

SERANG, (KB).- Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Banten menggelar Bimbingan teknis (Bintek) Pengelolaan Keuangan dan Barang, untuk meminimalisasi kesalahan yang dapat terjadi. Kegiatan tersebut diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa-Rabu (10-11/10/2017).

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, Bintek ini sangat bermanfaat bagi seluruh pengprov dan KONI se-Banten agar dalam pembuatan program, pengelolaan, dan pelaporan keuangan tidak terjadi kesalahan (temuan).

“Kenapa kami memanggil pengprov, karena sebagian besar dana hibah yang diterima KONI untuk pengprov. Mereka (pengprov) lah yang mengelola dan melaporkan. Meski demikian, kalau mereka kena masalah tetap saja KONI juga diperiksa nanti. Makanya kita tidak ingin hal seperti itu terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, dana hibah yang diterima KONI dari pemerintah, hampir 90 persen didistribusikan untuk kebutuhan seluruh pengurus provinsi (pengprov) cabang olah raga (cabor) di bawah naungan KONI Banten. “Kami ingin tidak ada permasalahan tentang penggunaan, pengelolaan, dan pelaporan pertanggungjawaban dana hibah. Saya berharap peserta dapat mengikuti dengan baik,” ucapnya.

Apabila terjadi kesalahan pelaporan, lanjut Rumiah, maka akan berakibat fatal. Bukan saja salah dalam administrasi, karena ada rambu-rambu yang mengatur. Kenapa masih salah, padahal sudah mengikuti Bintek.

“Padahal yang kita laporkan benar adanya, tapi belum tentu di bagian pemeriksaan itu sudah benar. Intinya pengelolaan dan pelaporan harus benar sesuai aturan, jangan sampai menabrak rambu-rambu atau aturan yang telah ditetapkan BPK atau KPK. Kita jangan hanya sukses prestasi, tapi juga harus sukses administrasi,” tuturnya.

Ia juga meminta kepada seluruh insan olah raga Banten untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan demi Banten Cemerlang di masa yang akan datang. “Banten cemerlang harus tetap digaungkan karena masih ada PON Remaja II Kalimantan Timur 2018 dan PON XX Papua 2020. Kita harus meraih yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bintek Asep Muchtar Irawan menyatakan, pengelolaan dan pelaporan yang benar diawali dengan penyusunan program kegiataan yang benar. Selain itu, setiap kegiatan yang dilakukan juga wajib membayarkan pajak. “Kita semua wajib pajak, jadi urusan pajak harus didahulukan. Tidak bayar pajak juga bisa jadi temuan. Yang jelas lakukan dengan baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel. Apalagi terkait dengan dana pengeluaran harus disertakan dengan bukti yang valid,” tuturnya. (HS)***


Sekilas Info

Polda Banten Gelar Lomba Menembak

SERANG, (KB).- Polda Banten menggelar kejuaraan menembak bertajuk Polda Open 2017. Kejuaraan menembak berlangsung selama dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *