Sabtu, 18 November 2017
WAKIL Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi dan Tata Laksana, Agus Wisas berjabat tangan dengan Wakil Ketua Kadin Kez-Meknez Republik Maroko seusai penandatanganan kerja sama di bidang pariwisata, di Kantor Kadin Komite Timur Tengah dan Kedubes Republik Maroko di Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).*

Kerja Sama Sektor Pariwisata, Kadin Banten dan Kadin Maroko Teken MoU

JAKARTA, (KB).- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kadin Provinsi Banten dan Kadin Fez-Meknez Republik Maroko bersepakat meningkatkan kerja sama bilateral bidang perdagangan dan industri, khususnya di sektor pariwisata. Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatangan nota kesepahaman antarkedua belah pihak yang dilakukan di Kantor Kadin Komite Timur Tengah dan Kedubes Republik Maroko di Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).

Penandatanganan kerja sama dilakukan Wakil Ketua Kadin Kez-Meknez Republik Maroko dan Kadin Banten yang diwakili Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi dan Tata Laksana, Agus Wisas, WKU Bidang Ketenegakerjaan dan Hubungan Industrial, Dadan Suryana, serta WKU Bidang Hukum, H Tubagus Sukatma. Agus Wisas mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan, Maroko dan Banten memiliki potensi besar baik wisata religi dan budaya, wisata pantai, serta wisata gunung.

“Kerja sama ini selain investasi industri kepariwisataan, juga pemberlakuan bebas visa di antara kedua negara,” kata WKU Bidang Organisasi dan Tata Laksana Kadin tersebut, dalam siaran pers yang diterima Kabar Banten, kemarin. Ia menuturkan, pembahasan investasi lebih lanjut akan dibahas pada pertemuan berikutnya. “Dalam waktu dekat kami (Kadin Banten-Kez Meknez) akan menindaklanjuti fokus pembahasannya. Sementara ini, kerja sama masih B to B dan next kerja sama akan dilakukan G to G,” ujarnya.

Menurut dia, perjanjian kerja sama yang dilakukan tersebut akan membawa banyak dampak positif bagi Indonesia, khususnya Provinsi Banten. “Banten atau Indonesia sebagai bagian dari ekonomi global tidak bisa menghindar dari perkembangan perjanjian kerja sama ekonomi dan kompetisi global. Indonesia justru harus memanfaatkan kerja sama semacam ini untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional,” ucapnya.

WKU Bidang Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial, Dadan Suryana menuturkan, terkait MoU dengan Kez-Meknez Republik Maroko. Pihaknya akan segera melakukan audiensi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. “Kami yakin, Wahidin Halim-Andika Hazrumy akan mendukung kerja sama bilateral ini. Karena, investasi ini akan berdampak baik terhadap peningkatan perekonomian di Provinsi Banten,” tuturnya. (RI)***


Sekilas Info

Kerkhoff, Makam Belanda di Banten Lama

Banten Lama salah satu kawasan yang menyimpan berbagai tinggalan arkeologis ini, sepertinya tidak habis-habisnya mengungkapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *